SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Air mata perpisahan mengiringi langkah Muhammad Farhan Rahman, gelandang bertahan sekaligus kapten Sriwijaya FC, yang resmi mengucapkan selamat tinggal usai laga kontra Persekat Tegal di Stadion Trisanja, Tegal, Sabtu (10/1/2026).
Dalam pertandingan ke-15 Pegadaian Championship 2025/26 yang berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk tuan rumah, Farhan menjadikan momen itu sebagai panggung terakhirnya bersama Elang Andalas.
Perpisahan Farhan Rahman bukan sekadar kehilangan bagi Sriwijaya FC, tetapi juga sebuah babak baru bagi karier pemain muda berbakat ini. Dari Polewali Mandar hingga Palembang, ia membuktikan diri sebagai sosok pekerja keras yang siap menulis cerita baru bersama PSMS Medan.
Jenderal Lapangan yang menyandang ban kapten tim ini menjadikan laga di Tegal ini sebagai ajang perpisahannya dengan Elang Andalas yang saat ini masih terpuruk di dasar klasemen grup wilayah barat dengan raihan 2 poin.
"Terima kasih atas kesempatan dan pengalaman beharga selama bekerja bersama tim ini. Mohon maaf atas segala kekurangan dan sampai jumap di lain kesempatan," tulis kapten tim Sriwijaya FC di akun @farhan68_ar.at, Minggu (11/1/2026).
Kepada Sripoku.com, Muhammad Farhan Rahman membenarkan laga Persekat Tegal vs Sriwijaya FC dengan skor 1-0 ini menjadi penampilan terakhirnya bersama Elang Andalas selama dua musim.
"Iya pak. Terima kasih juga. Maaf kalau Farhanjarang mau bicara. Soalnya Farhan memang gitu pak," kata Muhammad Farhan Rahman yang dikabarkan hijar ke PSMS Medan.
Muhammad Farhan Rahman pernah dinobatkan sebagai Player of The Match pada laga sengit Persikad Depok vs Sriwijaya FC 3-3 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Pakansari Bogor, Senin (22/9/2025) lalu.
Muhammad Farhan Rahman, gelandang bertahan Sriwijaya FC kelahiran Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini bisa dikatakan sebagai salah satu rekrutan terbaik Sriwijaya FC. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini memiliki kemampuan luar biasa dalam menjaga keseimbangan tim.
Ia piawai memutus alur serangan lawan, merebut bola, serta mendistribusikannya untuk memulai serangan atau membangun permainan. Sriwijaya FC patut beruntung memiliki pemain muda seperti Farhan.
Pemain yang memiliki postur tinggi 167 cm mengawali karier sepakbola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Tidola.
Dia juga pernah menimba ilmu di SSB Manakarra pada 2016 sampai 2017.
Kemudian pada 2018 Farhan mulai berseragam PSM Makasaar U-17.
Seiring umurnya yang bertambah ia pun masih dipercaya untuk membela PSM Makassar U-18.
Performanya di lapangan hijau yang gemilang membuat Farhan masuk ke tim senior PSM Makassar.
Pada 2021 dia resmi berseragam tim berjuluk Juku Eja itu.
Farhan Rahman menjalani debut perdananya bersama tim senior PSM Maksaar saat pada turnamen pramusim Piala Menpora 2021.
Dia diturunkan sang pelatih, Syamsuddin Batola, saat laga PSM Makassar kontra Borneo FC, pada Rabu (31/3/2021), di stadion Kanjuruhan, Malang.
Saat itu Farhan menggantikan Sutanto Tan pada menit ke-89.
Meskipun diturunkan di menit-menit akhir, ia cukup mengubah permainan PSM Makassar.
Dalam laga itu PSM Makassar berhasil menahan imbang Borneo FC 2-2.
Capaian itu pun membuat PSM Makassar lolos ke delapan besar Piala Menpora 2021.
Baca juga: Sumsel United Ciptakan Keajaiban di Jakabaring! Buktikan Mental Juara
BIODATA
Nama: Farhan Rahman
Tanggal Lahir: 3 Maret 2002
Tempat Lahir: Polewali Mandar, Sulawesi Barat
Posisi: Gelandang Bertahan
Tinggi Badan: 167 cm
Klub
2024/25 Sriwijaya FC
2023/24 Persekat Tegal
2022/23 Kalteng Putra
2020/21 PSM Makassar
2019/20 PSM Youth
Klub Pemuda
SSB Tidola (-2016)
SSB Mitra Manakarra (2016-2017)
PSM U17 (2018)
PSM U18 (2019)