Terapis Wanita Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos di Bekasi, Terduga Pelaku Ditangkap di Lebak
January 12, 2026 11:35 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi menangkap AR, terduga pelaku kasus penemuan terapis wanita berinisial SM (23), dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar kos.

Terapis itu ditemukan meninggal di kamar kos di Jalan Letnan Arsyad Raya, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (7/1/2026) malam.

AR ditangkap di Kampung Sanding, Sumurbandung, Cikulur, Lebak, Banten.

Baca juga: Terapis Spa Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos di Bekasi Selatan, Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

Kepala Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, Senin (12/1/2026), mengatakan, penangkapan AR dilakukan pada Minggu (11/1/2026) pukul 23.30 WIB.

AR yang memiliki tato di tangan kirinya itu ditangkap di sebuah rumah.

Belum dijelaskan detail kronologi penangkapan dan keterkaitan AR dengan korban.

Baca juga: Polisi Minta Keterangan Ahli Pidana soal Kematian Terapis Spa di Pasar Minggu Jaksel, Ini Alasannya

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan sejumlah pihak, diantaranya keluarga korban.

Agus Sunandar, kerabat korban, diminta mendatangi tempat kos atas permintaan ibu SM setelah SM tidak bisa dihubungi sejak siang hari.

Sesampainya di tempat kos, Agus tidak mendengar jawaban SM saat mengetuk pintu kamar.

Baca juga: Terapis SPA di Bekasi Tewas di Kamar Kos, Polisi Temukan Barang Bukti Penting

Agus meminta Dede Rahmat Hidayat yang menjaga kos untuk membuka pintu kamar kos memakai kunci duplikat.

Saat pintu dibuka, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan posisi terlentang di ranjang.

Braiel menjelaskan, jenazah SM segera diautopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengetahui penyebab kematian.

Baca juga: Kronologi Penemuan Jenazah Terapis di Rumah Kost Kawasan Bekasi Selatan

Di kamar kos SM, ditemukan satu botol cairan pembersih lantai dan menemukan muntahan di sekitar ranjang korban.

Polisi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RS Polri Kramat Jati guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. (m31)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.