10 PTS di Bandung dengan Jalur Masuk Paling Fleksibel untuk Tahun Akademik 2026
January 12, 2026 12:42 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Banyak siswa dan orang tua mulai mencari opsi untuk mendaftar ke perguruan tinggi swasta (PTS) sebagai langkah antisipatif menjelang pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026.

Mengingat daya tampung perguruan tinggi negeri (PTN) yang terbatas dan persaingan ketat, minat terhadap PTS semakin meningkat.

Para calon mahasiswa didorong untuk tidak hanya fokus pada PTN impian, tetapi juga mempersiapkan pilihan cadangan yang kuat.

Salah satu indikator penting yang harus dipertimbangkan saat memilih Perguruan Tinggi Swasta (PTS) adalah fleksibilitas jalur masuk yang ditawarkan.

Ketersediaan lebih dari satu mekanisme seleksi, di luar jalur nasional yang sering kali ketat, memberikan banyak pilihan dan kemudahan bagi calon mahasiswa.

Sebagai kota pusat pendidikan, Bandung terus menarik minat calon mahasiswa dari berbagai penjuru tanah air.

Memasuki awal tahun 2026, sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ternama di Bandung mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui beragam jalur, mulai dari seleksi mandiri, tes internal, hingga jalur berbasis nilai rapor tanpa ujian saringan masuk.

Berikut 10 PTS di Bandung dengan jalur masuk yang relatif fleksibel, yang kerap dipertimbangkan sebagai alternatif sebelum hasil seleksi PTN diumumkan.

1. Universitas Widyatama

Universitas Widyatama membuka beberapa jalur seleksi reguler, antara lain UTama, Prioritas, Unggulan, dan PMDK (berbasis nilai rapor).

Selain itu, tersedia jalur khusus seperti afirmasi, anak guru/dosen, ASN, tahfidz, serta pengurus OSIS dan prestasi ekstrakurikuler.

Melalui jalur-jalur tersebut, calon mahasiswa dapat memperoleh beasiswa hingga 100 persen Uang Pembangunan, dengan skema pembayaran biaya kuliah yang dapat diangsur hingga tiga kali, sehingga memberikan fleksibilitas dari sisi akademik maupun finansial.

2. Universitas Pasundan

Universitas Pasundan (UNPAS) menyediakan jalur seleksi mandiri di luar seleksi nasional, yang umumnya dilakukan melalui tes internal kampus dan/atau mekanisme seleksi yang ditetapkan institusi.

Selain jalur mandiri, UNPAS juga membuka pendaftaran dalam beberapa gelombang, sehingga calon mahasiswa memiliki waktu yang cukup untuk menentukan pilihan tanpa harus menunggu hasil seleksi PTN.

3. Universitas Islam Bandung

Universitas Islam Bandung (UNISBA) membuka jalur penerimaan mandiri yang terpisah dari SNBP dan SNBT. Seleksi dilakukan melalui mekanisme internal sesuai ketentuan kampus.

Jalur ini memberi kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin menyiapkan alternatif kuliah dengan pendekatan akademik yang terintegrasi dengan nilai keislaman.

4. Universitas Kristen Maranatha

Universitas Kristen Maranatha menyediakan jalur seleksi mandiri yang tidak bergantung pada UTBK, dengan proses seleksi yang ditentukan oleh institusi.

Kampus ini dikenal membuka pendaftaran dalam beberapa periode, sehingga calon mahasiswa dapat mendaftar lebih awal sambil tetap mengikuti proses seleksi PTN.

5. Universitas Komputer Indonesia

Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) membuka jalur seleksi mandiri yang dikelola langsung oleh kampus, khususnya untuk program studi berbasis teknologi dan informatika.

Jalur ini sering dimanfaatkan oleh calon mahasiswa yang ingin menyiapkan alternatif selain jalur nasional.

6. Universitas Langlangbuana

Universitas Langlangbuana dikenal membuka jalur penerimaan mandiri dengan proses seleksi internal yang relatif sederhana.

Pendaftaran biasanya dibuka dalam beberapa gelombang, memberikan fleksibilitas waktu bagi calon mahasiswa.

7. Universitas Sangga Buana

Universitas Sangga Buana menyediakan jalur seleksi mandiri untuk mahasiswa reguler maupun kelas karyawan, dengan mekanisme seleksi yang ditetapkan kampus.

Pendekatan ini memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa dengan latar belakang pendidikan dan rencana studi yang berbeda.

8. Universitas INABA

Universitas INABA membuka jalur penerimaan mandiri yang memungkinkan calon mahasiswa mendaftar tanpa melalui seleksi nasional.

Seleksi dilakukan sesuai kebijakan internal kampus, terutama untuk program studi di bidang bisnis dan manajemen.

9. Universitas Advent Indonesia

Universitas Advent Indonesia menyediakan jalur seleksi mandiri dengan pendekatan yang disesuaikan dengan sistem dan nilai pendidikan yang diterapkan kampus.

Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang mencari lingkungan pendidikan dengan karakter tertentu.

10. Universitas Nasional PASIM

Universitas Nasional PASIM membuka jalur penerimaan mandiri yang relatif fleksibel, dengan pendaftaran yang tidak sepenuhnya terikat pada jadwal seleksi nasional.

Hal ini memberikan opsi tambahan bagi calon mahasiswa yang ingin memastikan tetap melanjutkan studi di tahun akademik berjalan.

Kesimpulan

Menjelang SNBP dan SNBT 2026, mempertimbangkan PTS dengan jalur masuk yang fleksibel merupakan langkah yang realistis dan strategis.

Bandung memiliki sejumlah kampus swasta yang membuka jalur seleksi mandiri, seleksi internal, dan pendaftaran bergelombang, sehingga calon mahasiswa memiliki lebih banyak ruang dalam menentukan pilihan.

Dengan memahami jalur pendaftaran yang tersedia di masing-masing kampus, siswa dan orang tua dapat menyusun rencana pendidikan secara lebih matang, tanpa harus bergantung pada satu jalur seleksi saja.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.