TRIBUNNEWS.COM - Real Madrid menelan pil pahit saat berhadapan dengan Barcelona di ajang Piala Super Spanyol yang berakhir pada Senin (12/1/2026) dini hari.
El Real kalah dengan skor tipis 3-2 dari sang seteru abadi setelah memberikan perlawanan sengit selama 90 menit laga berlangsung.
Kekalahan ini membuat Real Madrid benar-benar puasa gelar selama setahun terakhir.
Kesuksesan di era Carlo Ancelotti lalu seolah tak berbekas saat berpindah tangan ke pelatih Xabi Alonso.
Harapan besar yang tersemat kepada Alonso untuk membenahi dan meningkatkan skuad tinggalan Ancelotti ternyata belum bisa membuahkan hasil instan.
Pelatih asal Spanyol ini masih membutuhkan waktu untuk menyulap tim berjuluk Si Putih ini menjadi lebih baik.
Baca juga: Hampa, Setahun Lebih Real Madrid Tanpa Gelar, Barcelona Berpesta di Final Piala Super Spanyol
Perbaikan yang dimaksud tentu saja dengan mendatangkan pemain baru yang dirasa bisa meningkatkan kualitas skuad.
Persoalannya, mendatangkan pemain baru jelas membutuhkan banyak uang.
Real Madrid seolah tak mau sendirian menanggung beban finansial itu.
Presiden Florentino Perez lantas mencoba mencari sumber dana lainnya untuk membantu operasional di bursa transfer.
Dikutip dari Football Espana, Perez mencoba mendekati beberapa sponsor klub untuk meningkatkan pasokan uang.
Salah satu yang paling diincar adalah Emirates, maskapai penerbangan dari Uni Emirat Arab.
Hubungan baik yang terjalin antara Real Madrid dan Emirates selama 10 tahun terakhir membuat Perez pede.
Kontrak kerja sama di antara kedua kubu memang akan berakhir pada akhir musim 2025/2026.
Menurut perjanjian awal, Emirates memberikan uang kepada Real Madrid sebesar 70-80 juta Euro untuk memajang nama mereka di jersey depan.
Florentino Perez sangat terbuka untuk memperpanjang kerja sama ini.
Namun ia menghendaki sang maskapai meningkatkan jumlah uang dalam kontrak tersebut.
Ia menargetkan bisa mendapatkan minimal 100 juta Euro dari Emirates di kerja sama yang baru nanti.
Tak cuma Emirates saja yang menjadi targetnya.
Perez juga mengincar pembaruan kesepakatan dengan penyedia apparel mereka, Adidas.
Namun sepertinya misi yang satu ini sedikit lebih sulit terwujud.
Pasalnya Adidas masih memiliki kontrak cukup panjang dengan Real Madrid.
Kontrak raksasa Jerman itu dengan Real Madrid masih akan berlangsung hingga 2029 mendatang.
Menurut laporan Goal International, Adidas mulanya menyepakati kontrak kerja sama dengan El Real hingga 2024.
Namun mereka sepakat memperpanjangnya hingga tahun 2029 mendatang.
Real Madrid dan Adidas dikabarkan menyepakati nilai kontrak hingga 1,1 miliar Euro untuk kerja sama terkini.
Untuk itu, akan sangat sulit bagi Real Madrid membujuk Adidas memperbarui kontrak kerja sama tersebut.
Meski demikian, El Real rasanya punya cukup uang untuk mendatangkan pemain yang dikehendaki.
Apalagi dalam beberapa jendela transfer terakhir mereka sangat sedikit menghamburkan uang sebagai fee transfer pemain.
Kebanyakan pemain bintang yang hadir berstatus sebagai bebas transfer.
Dua contoh terkini yang paling mentereng barangkali ada di Kylian Mbappe dan Trent Alexander-Arnold.
(Tribunnews.com/Guruh)