Revitalisasi Tugu Burung Tiong Disorot Masyarakat, Disporapar Paser sebut Masih Tahap Pengerjaan
January 12, 2026 04:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pembangunan kembali Tugu Maskot Kabupaten Paser berupa patung Burung Tiong menuai sorotan publik.

Setelah mengalami kerusakan dan direvitalisasi oleh pemerintah daerah, bentuk baru tugu yang berdiri di Jalan Kusuma Bangsa, Kilometer 5, Kecamatan Tanah Grogot, justru memicu kontroversi di kalangan masyarakat.

Sejumlah masyarakat menilai dan ramai jadi perbincangan di Media Sosial (Medsos), bentuk Tugu Burung Tiong yang baru tidak sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 38 Tahun 2022.

Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa patung maskot daerah mestinya digambarkan sedang mengepakkan sayap dan berdiri di atas tonggak kayu setinggi delapan depa.

Hanya saja, revitalisasi yang dilakukan pada akhir tahun 2025 lalu hanya mengubah arah hadap patung burung tanpa menyesuaikan bentuk fisik sesuai ketentuan.

Hal inilah menjadi pemicu kritik dari warga yang menilai pembangunan tidak memperhatikan identitas simbolik daerah.

Baca juga: Pemkab Paser Tunda Pelantikan, Penempatan Pejabat Berbasis Manajemen Talenta

Proyek revitalisasi Tugu Burung Tiong dan penataan taman di sekitarnya dikerjakan Disporapar Paser pada November 2025, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp400 juta untuk proyek ini.

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp100 juta digunakan khusus untuk revitalisasi Tugu Burung Tiong, sementara sisanya dialokasikan untuk penataan taman di kawasan tugu.

Patung burung ini berdiri di atas beton penyangga bertingkat yang dihiasi mural berwarna cerah bertema alam tropis, dihiasi lukisan vegetasi hijau yang menggambarkan kekayaan lingkungan lokal.

Struktur patung hingga saat ini masih dikelilingi oleh perancah kayu, menandakan bahwa pekerjaan konstruksi belum selesai.

Posisi burung tampak tegak dengan kepala menghadap ke satu arah, namun belum terlihat bentuk sayap yang mengepak seperti yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2022.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan, menyampaikan bahwa pembangunan tugu tersebut belum sepenuhnya rampung.

"Untuk saat ini masih dalam tahap pengerjaan, makanya kami masih memperhatikan berbagai saran dan masukan yang ada," terang Kurniawan, Senin (12/1/2026).

Dikatakan bahwa, perbaikan yang sementara dilakukan saat ini baru sebatas pada pewarnaan patung.

Sementara itu, perbaikan fisik tugu agar sesuai dengan Perbup akan diusulkan dalam perencanaan tahun anggaran berikutnya.

"Karena waktu yang terbatas pada APBD perubahan dan masukan sebelumnya, jadi kami hanya merehabilitasi bentuk awal burung dengan tata letak menghadap ke jalan, tanpa bermaksud tidak mengikuti Perbup," tambahnya.

Kurniawan juga tidak menampik adanya kekeliruan dalam bentuk tugu yang telah dibangun.

Baca juga: Pemkab Paser Menerapkan Manajemen Talenta Dalam Penilaian dan Pengelolaan Aparatur Sipil Negara

Namun, Ia menyebut bahwa keterbatasan anggaran dan fokus pemerintah daerah pada pembangunan venue olahraga menjadi alasan utama belum dilakukan perbaikan menyeluruh.

"Saat ini kami fokus dulu pada pelaksanaan Porprov ke VIII Kalimantan Timur. Perbaikan fisik tugu akan kami usulkan untuk dilaksanakan tahun depan," pungkasnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.