BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Korban tenggelam di area wisata Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) diketahui tidak bekerja di PT Pelsart Tambang Kencana Kotabaru.
Almarhum Agung Wanoto berusia 40 tahun yang beralamat Dusun Jangur, Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tersebut, ternyata bekerja di sebuah perusahaan kontraktor di wilayah Kabupaten Kotabaru.
Almarhum hanya ikut serta dalam rombongan yang tengah berwisata di Loksado, HSS saat kejadian pada Minggu, 11 Januari 2026.
Dikonfirmasi, Manager CSR PT Pelsart Tambang Kencana Septamto Inkiriwang menjelaskan, almarhum dipastikan bukan bekerja di perusahaan mereka.
Baca juga: Wisatawan Tewas Tenggelam di Sungai Amandit Loksado HSS, Sempat Bercanda Seolah Minta Tolong
"Kami turut berduka cita atas kejadian yang menimpa Almarhum. Namun, dipastikan almarhum tidak tercatat sebagai karyawan PT Pelsart, beliau bekerja di sebuah perusahaan kontraktor yg beraktivitas di wilayah Kotabaru," terangnya, Senin (12/1/2026).
Informasinya, korban merupakan pengunjung wisata yang tengah berenang di area wisata Sungai Amandit bersama rekan-rekannya.
Polsek Loksado beberkan hasil penyelidikan dari kejadian korban tenggelam di area wisata Loksado.
Korban diketahui hanyut dan tenggelam terbawa arus sungai Amandit saat tengah mandi (berenang), sekitar pukul 10.50 Wita sampai ke wilayah Desa Loklahung.
Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam, melalui Kapolsek Loksado Ipda Roni Priyanto menerangkan kronologis kejadian dari hasil penyelidikan dan keterangan para saksi di lapangan.
Korban bersama rombongan perusahaan tiba di penginapan area wisata Loksado. Setibanya di lokasi, korban dan satu temannya langsung pergi ke sungai untuk mandi.
Di lokasi juga tengah berlangsung kegiatan praktek dari PMI bersama siswa SMKN Loksado.
Saat korban sedang mandi di sungai, sempat bercanda dengan siswa yang tengah praktek dengan candaan tolong-tolong, kemudian naik dari sungai sambil mengatakan bercanda.
Baca juga: Tidak Kuat Menanjak di Loksado HSS, Avanza Terperosok ke Jurang, Begini Nasib Penumpangnya
Namun, setelah itu, korban kembali lagi masuk ke air dan ternyata langsung tenggelam.
“Saat itu, dipikir murid yang praktek cuma candaan korban. Ternyata korban semakin hanyut menjauh dibawa arus sekitar 1 kilometer dari lokasi tempat kejadian pertama sampai akhirnya baru bisa diselamatkan dari dalam air,” terang Kapolsek.
Korban sempat diberi pertolongan dan dibawa ke Puskesmas Loksado dan dinyatakan meninggal dunia. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)