SURYA.CO.ID - Nama Timothy Ronald mendadak menjadi perbincangan setelah resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Kasus ini bermula dari para korban yang tergabung dalam grup Discord Akademi Crypto.
Mereka mengaku mendapat tawaran trading kripto berupa sinyal untuk membeli koin Manta pada Januari 2024 dengan iming-iming keuntungan 300-500 persen.
Seorang korban berinisial Y kemudian melaporkan dugaan penipuan ini setelah mengalami kerugian fantastis.
Kronologi kasus ini diunggah akun Instagram @cryptoholic.idn berikut surat laporan polisi.
"Karena percaya, korban membeli koin Manta Rp3 miliar. Namun setelah itu yang terjadi harga koin Manta turun sampai minus porto 90 persen atau tidak sesuai dengan yang dijanjikan," tertulis dalam kronologi laporan tersebut.
Baca juga: Setelah Jokowi, Giliran Ijazah Gibran yang Disoal Roy Suryo, dr Tifa dan Rismon ke Kemendikdasmen
Laporan ini telah diterima oleh pihak berwajib dan menyeret nama Timothy Ronald serta seorang trader bernama Kalimasada.
Berdasarkan keterangan di media sosial, para korban mulai berani melapor setelah sempat merasa terancam.
"Sampai saat ini belum ada respons dari @akademicryptocom Timothy Ronald maupaun Kalimasada. Akhirnya melalui movement @skyholic888, korban-korban yang selama ini mengaku takut karena diancam saat melakukan laporan polisi sekarang sudah memberanikan diri untuk melapor."
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, memberikan konfirmasi pada Senin (12/1/2026).
“Benar ada laporan terkait kripto oleh pelapor inisial Y. Terlapor dalam penyelidikan. Penyelidik akan mendalami laporan tersebut dengan mengundang klarifikasi pelapor dan menganalisa barang buktinya," ujar Kombes Budi Hermanto.
Lanta, siapa sebenarnya Timothy Ronald?
Timothy Ronald dikenal luas sebagai investor muda dan influencer finansial yang memiliki basis massa besar di media sosial.
Timothy Ronald, lahir di Tangerang pada 22 September 2000.
Awal Karier ia sudah mulai berinvestasi sejak usia remaja hingga akhirnya dijuluki sebagai "Raja Kripto".
Thimoty sempat mendirikan platform edukasi investasi ini bersama Felicia Putri Tjiasaka dan Raymond Chin sebelum akhirnya memutuskan keluar.
Akademi Crypto didirikan Timothy pada akhir tahun 2022 sebagai wadah edukasi investasi kripto.
Selanjutnya Ronald Media, perusahaan media dan kreatif yang ia bangun pada akhir tahun 2025.
Saat ini, akun Instagram miliknya (@timothyronaldd) telah mencapai 2,3 juta pengikut.
Timothy sering mengunggah konten mengenai makroekonomi, strategi investasi, dan pentingnya memiliki mentalitas orang kaya atau high net worth mindset melalui YouTube dan Instagram.