TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Olahraga tak lagi harus identik dengan gerakan monoton atau rutinitas yang membosankan.
Belakangan ini Korean Dance hadir sebagai alternatif olahraga modern yang memadukan gerakan tari energik dengan iringan musik K-Pop yang atraktif.
Konsep ini juga mampu menarik minat masyarakat untuk tetap aktif bergerak sekaligus menikmati proses berolahraga.
Korean Dance mengusung koreografi dinamis dengan tempo cepat dan ritmis. Gerakan-gerakan tersebut membuat tubuh terus aktif, melatih koordinasi antara tangan, kaki, dan ritme musik.
Tak hanya menyenangkan, jenis olahraga ini juga efektif meningkatkan kebugaran jantung, memperbaiki keseimbangan tubuh, serta melatih kelenturan otot.
Selain itu, Korean Dance bisa membakar kalori, karena intensitas gerakan yang tinggi membuat olahraga ini cocok bagi mereka yang ingin menjaga berat badan ideal tanpa harus menjalani latihan yang terasa berat.
Baca juga: 5 Olahraga Favorit Dunia yang Masih Kurang Dikenal di Indonesia, Ada Apa Saja?
Tak heran jika Korean Dance mulai diminati oleh berbagai kalangan usia, termasuk mereka yang sebelumnya jarang berolahraga.
Manfaat Korean Dance tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga mental, sebab iringan musik K-Pop yang ceria serta suasana kebersamaan selama berolahraga mampu membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan rasa percaya diri.
Berolahraga dalam kelompok juga menciptakan energi positif yang membuat peserta lebih termotivasi untuk bergerak aktif.
Ratusan warga yang mayoritas ibu-ibu dari berbagai usia tampak bersemangat mengikuti setiap gerakan instruktur dari awal hingga akhir sesi.
Rina salah satu yang ikut olahraga tersebut mengaku sangat menikmati kegiatan Korean Dance.
Ia bahkan merasa seperti artis Korea ketika bisa mengikuti gerakan dance dari instruktur secara baik.
“Olahraga ini seru dan tidak membosankan. Selain badan jadi lebih berkeringat, suasananya juga menyenangkan," kata Rina di kawasan Tanjung Duren Jakarta Barat, Minggu (11/1/2026).
"Karena dilakukan bersama-sama dengan iringan musik K-Pop. Jadi kaya apa tuh, artis Korea kita," ujarnya.
Peserta lainnya Hanna juga menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam berolahraga.
“Biasanya saya jarang olahraga, mas. Tapi penasaran dengan Korean Dance. Iya semangat karena gerakannya rame dan lagunya tau,” ungkap Hanna.
Kegiatan Korean Dance ini merupakan bagian dari program yang digagas Holywings Peduli bekerja sama dengan Helen’s Night Mart Tanjung Duren.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk mendorong gaya hidup sehat dengan pendekatan yang relevan bagi masyarakat.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk berolahraga dengan cara yang fun dan kekinian. Korean Dance menjadi pilihan karena manfaatnya lengkap, baik untuk kesehatan fisik maupun mental,” kata Andrew Susanto.
Tak hanya berolahraga, kegiatan ini juga dirangkai dengan hiburan bertajuk Pesta Rakyat yang diperuntukkan khusus bagi warga Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.
Sejumlah lomba digelar, mulai dari games lempar sumpit berhadiah handphone dan sembako, lomba estafet gelas, hingga perlombaan karaoke yang menutup rangkaian acara.
Melalui kegiatan ini, Holywings Peduli berharap masyarakat semakin menyadari bahwa olahraga dapat dikemas secara kreatif dan menyenangkan, tanpa mengurangi manfaat maksimal bagi kesehatan fisik maupun mental.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)