TRIBUNKALTIM.CO - Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi perhatian masyarakat pada tahun 2026, khususnya warga Samarinda dan sejumlah kota lainnya yang menantikan kepastian pencairan bantuan sosial dari pemerintah.
Masyarakat kini dapat dengan mudah melakukan cek bansos PKH secara online hanya menggunakan HP, tanpa harus datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan layanan resmi untuk mengecek status penerima bansos PKH. Berikut langkah-langkah cara cek bansos PKH lewat HP:
Baca juga: Kapan PKH Tahap 1 Cair 2026? Info Terkini dan Cara Cek Penerima Bansos di Link Resmi Kemensos
1. Buka browser di HP dan kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau klik di sini
2. Pilih wilayah sesuai data KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan)
3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP
4. Ketik kode captcha yang muncul
5. Klik tombol Cari Data
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan status penerima bansos PKH, jenis bantuan, serta keterangan pencairan.
Bagi warga Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, hingga kabupaten/kota lain di Indonesia, mekanisme cek bansos PKH dilakukan dengan cara yang sama.
Namun perlu diketahui, hasil cek bansos PKH bergantung pada data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang dikelola oleh Kemensos dan diperbarui secara berkala oleh pemerintah daerah.
Hingga saat ini, pemerintah belum merilis tanggal pasti pencairan PKH 2026. Namun, merujuk pola tahun-tahun sebelumnya, bantuan PKH biasanya dicairkan dalam beberapa tahap selama satu tahun.
Secara umum, pencairan PKH dilakukan melalui:
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya informasi tidak resmi terkait jadwal cair PKH dan selalu memantau pengumuman dari Kemensos atau pemerintah daerah setempat.
Catatan: Bantuan biasanya dicairkan dalam beberapa tahap sepanjang tahun 2026 dan jumlah yang diterima per tahap adalah bagian dari total tahunan di atas.
Baca juga: Login Pakai KTP, Cara Cek Bansos PKH Lewat HP di Link https://cekbansos.kemensos.go.id
Jika nama tidak muncul saat cek bansos, beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:
Apabila menemukan kendala, masyarakat dapat menghubungi pendamping PKH, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat untuk klarifikasi.
Pemerintah menegaskan bahwa pendaftaran bansos PKH tidak dipungut biaya. Warga diminta waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas dan meminta imbalan tertentu.
Pastikan selalu melakukan cek bansos PKH melalui kanal resmi agar terhindar dari informasi keliru dan potensi penipuan.