TRIBUNWOW.COM - Kecewa Persijap Jepara dilibas Dewa United di Bumi Kartini, Banaspati kompak respons mencengangkan soal 1 hal.
Dilansir TribunWow.com, Persijap Jepara dibantai tamunya Dewa United di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (12/1/2026).
Tiga gol mimpi buruk Persijap Jepara dicatatkan 3 pemain Dewa United yakni Alexis Messidoro (9') Alex Martins (40') dan Stefano Lilipaly (50').
Buah kemenangan itu, Dewa United berhasil naik 3 peringkat ke posisi 11 klasemen sementara.
Baca juga: BREAKING NEWS Persijap Jepara Vs Dewa United: Baru 5 Menit Babak 2 Gawang Kalinyamat Dijebol Lagi
Dewa United berhasil melejit ke posisi 11 klasemen sementara dengan berhasil gusur Madura United, Persik Kediri dan PSM Makassar.
Dewa United sukses kumpulkan 20 poin dari 17 pertandingan.
Kontras dengan Dewa United, kekalahan memalukan itu buat Persijap Jepara semakin tenggelam di dasar klasemen sementara.
Persijap Jepara berada di posisi ke-18 dengan raihan 9 poin dari 17 laga.
Bahkan, kekalahan atas Dewa United memperpanjang puasa menang Persijap Jepara menjadi 12 kali tanpa 3 poin.
Hal itu membuat kondisi Persijap Jepara semakin cenderung dekat dengan degradasi ke Liga 2 musim 2026/2027.
Apabila tak berbenah total di paruh musim ini, bukan menutup kemungkinan Persijap Jepara semakin mulus terdegradasi.
Mengingat, Persis Solo sudah beri gebrakan dengan sukses akhiri puasa menang 15 laga.
Persis Solo juga santer membidik beberapa pemain grade A di paruh musim ini.
Begitu pun dengan Semen Padang yang juga sudah jor-joran di paruh musim ini.
Lebih lanjut, bagaimana dengan respons Banaspati setelah kekalahan memalukan Persijap Jepara atas Dewa United?
Bukan beri kritik keras kepada personal maupun pelatih, Banaspati beri respons mencengangkan dengan memilih pasrah akan kondisi Persijap Jepara saat ini.
Hal itu dapat diketahui pada unggahan terkait hasil akhir laga di Instagram resmi Persijap Jepara.
Dipolll poll ke mumete ng lag 1, wis wayahe bangkit di lag 2 dengan materi pemain yang josjis," tulis @ishaqulbaihaqi
"Bener” CEMILAN LIGA 1 let," tulis @alfiki99
"Ajur jap, san soyo mendelep jap awor cacing," tulis @aufavanjava
"Sampai jumpa good bye sayang aku budrek," tulis @ananda_fit
"Sisakan ruang iklhas," tulis @angga_aldiprtama12
"Cekap sementen Jap," tulis @wemyardianto
"putaran ke -2 puter walik wae lek rasah bal balan," tulis @faridsina_
"Pasrah mawonn japp wes rak iso ngomong opo," tulis @rafa__karf.
Menarik dinantikan evaluasi apa yang akan diambil oleh manajemen Persijap Jepara setelah kekalahan telak kontra Dewa United.


















Baca juga: Hasil Babak 1 Persijap Jepara Vs Dewa United: Blunder Konyol, VAR Kontras & Kartu Kuning Janggal
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Tuan rumah Persijap Jepara bermain canggung kontra tamunya Dewa United.
Pressing ketat pemain Dewa United buat Persijap Jepara lakukan kesalahan sendiri.
Di pressing ketat Dewa United, pemain Persijap Jepara malah beri backpass bola atas.
Kesalahan itu langsung dihukum Dewa United.
Sukses serobot bola, Dewa United kirimkan umpan ke Alexis Messidoro yang berdiri bebas.
Dengan tenang, Alexis Messidoro sukses lesatkan gol dengan sepakan keras ke sudut kanan jala Sendri Johansyah.
Di menit ke-14, Dewa United dapatkan peluang emas.
Proses satu dua Taisei Marukawa dengan Alexis Messidoro gagal direalisasikan Lilipaly.
Messidoro yang sudah lewati Sendri Johansyah beri umpan tarik ke muka gawang Persijap Jepara yang sudah menganga.
Sayangnya, Lilipaly yang berdiri bebas di muka gawang gagal eksekusi bola dengan baik.
Bola sepakan Lilipaly justru melambung di atas mistar gawang Persijap Jepara yang hanya berjarak 2 meter saja.
Peluang emas didapatkan Dewa United di menit ke-35.
Tendangan kaki kanan Edo Febriansyah dari dalam kotak penalti sukses ditepis oleh Sendri Johansyah.
Bola muntah coba diteruskan oleh Taisei Marukawa.
Sayang, sepakannya masih melambung tingi.
Lengah di lini belakang, Persijap Jepara kembali kebobolan.
Kali ini, Alex Martins sukses catatkan namanya di papan skor.
Lagi-lagi, Alexis Messidoro jadi momok Persijap Jepara.
Umpan satu dua dengan Alex Martins di dalam kotak penalti mampu tundukkan Sendri Johansyah.
Alex Martins beri umpan ke Alexis Messidoro, tak egois, kapten Dewa United itu beri umpan tarik kembali ke striker asal Brasil itu.
Sendri Johansyah yang terkecoh buat Alex Martins dengan mudah tap in bola ke jala Persijap Jepara di menit ke-39.
Cek VAR sempat dilakukan wasit.
Beruntung, VAR bestie Alex Martins yang sukses cetak gol kedua di laga kontra Persijap dan gol keenamnya sejauh ini.
Tak selang lama setelah gol Alex Martins, Persijap Jepara tersengat.
Persijap Jepara mampu catatkan peluang setelah satu pemainnya lolos dari jebakan offside.
Apes, saat kontrol bola, pemain Persijap Jepara disleding tackle oleh Edo Febriansyah.
Wasit Yudi Nurcahya sempat tak hentikan laga.
Namun, setelah mendapatkan calling dari wasit VAR, Yudi Nurcahya langsung berlari ke pinggir lapangan untuk cek.
Alih-alih beri pelanggaran dan kartu merah, Edo Febriansyah yang terlihat mengenai kaki pemain Persijap Jepara hanya mendapatkan kartu kuning.
Padahal, sosoknya jadi one man standing saat pemain Persijap Jepara coba akselerasi.
Bahkan, pemain Persijap Jepara memiliki
goal scoring opportunity besar jika lolos.
Sontak, tahu keputusan Yudi Nur Cahya, Rosalvo selaku kapten lakukan protes.
Selain itu, Brito yang nampak emosi langsung menyapu bola dari tengah lapangan saat coba dikuasai Alexis Messidoro.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor tak berubah, Persijap Jepara tertinggal 0-2 dari Dewa United.
Babak Kedua
Di awal babak kedua, Persijap Jepara coba ambil inisiatif laga.
Alih-alih cetak gol, Persijap Jepara justru dikejutkan dengan gol cepat Stefano Lilipaly.
Umpan manja Alex Martins dituntaskan dengan tap in mudah Stefano Lilipaly.
Stefano Lilipaly sukses cetak gol ketiga bagi Dewa United.
Sempat ada cek VAR, namun, gol ketiga Lilipaly tetap disahkan.
Di menit ke-75, umpan satu dua Alexis Messidoro dan Egy Maulana Vikri hampir berbuah gol.
Umpan Messidoro mengarah tepat ke Egy Maulana Vikri.
Egy yang berdiri bebas di depan gawang lakukan sepakan keras dengan kaki kirinya.
Sayang, sepakan kaki kiri Egy masih dengan mudah ditepis oleh Sendri Johansyah.
Tambahan waktu 3 menit di babak kedua.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap tidak berubah.
Susunan Pemain Persijap Jepara Vs Dewa United
Tentu, Persijap Jepara dan Dewa United sama-sama targetkan 3 poin guna bisa menjauh dari zona degradasi.
Saat ini, skuad sederhana Persijap Jepara dihadapkan dengan situasi pelik berada di posisi juru kunci klasemen sementara dengan raihan 9 poin dari 16 laga.
Baca juga: Bobotoh & Jakmania Serbu Persib Bandung setelah Persija Menang Vs Persijap, Ucap 2 Hal Kontras
Sementara Dewa United berada di posisi ke-14 dengan raihan 17 poin dari 16 laga.
Kemenangan bakal membuat Persijap Jepara gusur Persis Solo dan Semen Padang.
Sekaligus memangkas ketertinggalan mereka dari PSBS Biak yang berada di posisi ke-15 dengan 16 poin.
Sedangkan Dewa United, menang berarti naik 3 peringkat ke posisi 11 klasemen sementara.
Dewa United kans gusur Madura United, Persik Kediri dan PSM Makassar.
Merujuk pada line up dan kedalaman skuad yang ada, Persijap Jepara tentu saja tak semewah Dewa United.
Skuad Persijap Jepara dapat dikatakan jauh lebih sederhana jika dibandingkan baik dari segi pemain lokal hingga asing dengan Dewa United.
Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves memasang duet lini depan Sudi Abdallah dan Rosalvo.
Di mana, keduanya ditugaskan untuk membongkar pertahanan mewah Dewa United yang digalang Nick Kuipers, Edo Febriansyah, Wahyu Prasetyo dan Brian Fatari.
Belum juga di lini tengah, di mana Dewa United memiliki Alexis Messidoro sebagai dirigen andalan.
Persijap Jepara
Pelatih: Divaldo Alves
Moch Sendri Johansah, Diogo Araujo Brito, Elvis Sakyi, Firman Ramadhan, Rahmat Hidayat, Alexis Gomez, Muhammad Adzikry Fadillah, Rendi Saepul, Rizki Hidayat, Sudi Abdallah dan Rosalvo
Cadangan: Felix Marcelino, Seva Bernadine, Restu Akbar, Indra Arya, Sheva Sanggasi, Zahran Rizki, Ardi Ardiana, Wahyudi Hamisi, Fikron Afriyanto, Prince Kallon dan Dicky Kurniawan
Dewa United
Pelatih: Jan Olde Riekerink
Sonny Stevens, Brian Fatari, Edo Febriansah, Nick Kuipers, Wahyu Prasetyo, Alexis Mesidoro, Kafiatur Rizky, Theo Numberi, Alex Martins, Stefano Lilipaly, Taisei Marukawa
Cadangan: M Natshir Fadhil Mahbuby, Rangga Muslim, Ady Setiawan, Rizdjar Nurviat, Cassio Scheid, Egy Maulana, Septian Bagaskara dan Alta Ballah
(TribunWow.com/Adi Manggala S)