BANGKAPOS.COM - Pengusaha kuliner asal Medan, Insanul Fahmi (25) masih terus berusaha mendamaikan kisruh rumah tangganya bersama konten kreator Wardatina Mawa (25).
Insanul yang sudah menikah siri dengan brand ambasador Inara Rusli (32) tanpa sepengetahuan Mawa, mengungkap Mawa sebenarnya masih menaruh perasaan padanya.
Untuk itu, Insan meminta tim kuasa hukumnya untuk terus memfasilitasi agar bisa bertemu dengan Mawa.
Baca juga: Inara Rusli Ingin Jadi Madu Mawa, Deadline Insanul Fahmi Sebelum Ramadhan
Kisruh rumah tangga Insan dan Mawa bermula dari bocornya video rekaman CCTV di rumah Inara Rusli.
Berbekal bukti video itu, Mawa melaporkan suaminya dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan melakukan perzinaan dan perselingkuhan.
Kuasa hukum Insan, Tommy Tri Yunanto mengungkapkan, ditolaknya restorative justice merupakan hal yang biasa.
Namun ia menegaskan, Insan terus menunjukkan itikad baiknya di luar proses hukum.
"Kalau restorative justice itu ditolak suatu hal yang biasa."
"Tetapi dalam hal ini insan masih tetap ada itikad baik ke Mawa, ini di luar daripada proses hukum," ungkap Tommy, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (12/1/2026).
Tommy mengatakan, proses hukum atas laporan Mawa biar terus berjalan.
Terlepas dari masalah itu, Insan meminta tim kuasa hukumnya untuk terus mefasilitasi agar bisa bertemu dengan Mawa.
"Proses hukum jalan saja kalau memang nggak ada titik temu. RJ itu itu kan harus ada jawaban ya. Kalau memang ditolak ya silahkan aja ditolak, itu kan bagian dari proses "
"Tapi Insan sampai tadi minta tolong kepada kami tim kuasa hukum untuk bisa memfasilitasi ketemu dengan Mawa, bukan karena proses hukum di Polda," terang Tommy.
Pun menurut Tommy, status Insan dan Mawa sampai saat ini masih menjadi suami-istri.
Sehingga Insan terus berusaha bisa menyelesaikan permasalahannya dan bertemu langsung dengan Mawa.
"Ya memang sekarang masih melekatnya Insan dengan Mawa sebagai suami dan istri," ucapnya.
Insan meyakini Mawa sampai saat ini masih memiliki perasaan kepada dirinya, meski merasa disakiti dalam kasus ini.
"Mungkin Mawa merasa ada tekanan ya, karena batin ya kan suami-istri."
"Dari batin aku ngrasa sebenarnya kita masih punya ikatan yang kuat, kita juga masih punya sama-sama perasaan," ucap Insan, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (12/1/2025).
Kendati begitu dalam kasus ini, Insan menilai adanya hasutan dari pihak lain yang mempengaruhi pikiran Mawa.
Menurutnya ada pihak lain yang dengan sengaja memanfaatkan situasi ini hingga akhirnya memberikan tekanan kepada sang konten kreator.
"Tapi memang menurut aku karena dihasut terus dengan orang-orang yang ada di belakangnya ya, dengan orang-orang yang punya kepentingan lain seperti itu yang buat dia jadi merasa ter-pressure gitu," bebernya.
Pada kesempatan itu, pengusaha berusia 26 tahun tersebut sekaligus memberikan pesan kepada pihak lain yang ikut campur hingga keluarga Mawa.
Insan ingin diberikan ruang untuk menyelesaikan permasalahannya bersama Mawa, karena dirasanya masalah ini menjadi ranah privasinya dengan sang istri.
"Jadi ya mungkin saran buat orang-orang yang ada di belakangnya coba lebih pahamilah ya kan, jangan semua-semuanya mau dimanfaatin gitu, apalagi ini untuk urusan rumah tangga."
"Terus keluarga kalau bisa memberikan space lah kepada kami, karena ini sifatnya privasi ya," tuturnya.
Upaya perdamaian yang diinginkan brand ambasador Inara Rusli (32) menghadapi hambatan.
Konten kreator Wardatina Mawa (25), istri sah pengusaha kuliner asal Medan, Insanul Fahmi (25) kembali menegaskan dirinya menolak berdamai.
Ibu dari satu orang anak itu tetap melanjutkan proses hukum dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang ia laporkan ke Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, Insanul Fahmi dan Inara Rusli mengajukan upaya Restorative Justice (RJ) atas laporan dugaan perzinaan tersebut.
“Terkait dengan Restorative Justice, memang kita sudah berbicara dengan Mawa dan juga keluarga. Dan pada prinsipnya, kami menolak adanya Restorative Justice tersebut.
Pada hari ini juga kami sudah mengirimkan surat tanggapan berupa penolakan terhadap RJ yang diajukan oleh saudara IF dan saudari IR,” kata Althur Napitupulu, kuasa hukum Wardatina Mawan, saat jumpa pers di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Jumat (10/1/2026).
Althur Napitupulu menegaskan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Wardatina Mawa dan keluarga sebelum akhirnya resmi menolak RJ dan mengirimkan surat penolakan kepada penyidik.
Dikirimnya surat tersebut, pihak Mawa berharap agar proses penyidikan tetap berjalan dan tidak dihentikan dengan alasan perdamaian.
“Kami berharap dengan adanya surat tanggapan dan surat resmi dari kami sebagai kuasa hukum Mawa, proses penyidikan ini segera dijalankan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,” lanjutnya.
Althur menegaskan, secara hukum Restorative Justice tidak bisa dipaksakan apabila salah satu pihak tidak berkenan menempuh jalur tersebut.
“Restorative Justice itu kan harus berdasarkan kesepakatan dua belah pihak. Kalau salah satu pihak menyatakan menolak, maka tidak bisa dipaksakan. Mekanisme hukumnya memang seperti itu,” jelas Althur.
Sementara itu, kuasa hukum Mawa lainnya, Dharma Praja Pratama, menegaskan bahwa fokus utama kliennya saat ini adalah memastikan laporan di Polda Metro Jaya tetap berlanjut hingga ke tahap berikutnya.
“Saat ini fokus kami adalah pada laporan ini supaya bisa berjalan terlebih dahulu. Kami juga sudah memohon kepada penyidik agar perkara ini segera digelarkan dan dinaikkan ke tahap selanjutnya,” kata Dharma.
Dharma menambahkan, meski isu perceraian juga mencuat, Mawa memilih untuk mendahulukan proses hukum yang sedang berjalan.
“Pada prinsipnya Mawa sudah bertekad untuk bercerai. Hanya saja waktunya memang belum bisa dipastikan karena masih menjalani proses hukum di Polda ini,” ujarnya.
Althur Napitupulu juga menantang Insanul Fahmi dan Inara Rusli menunjukkan bukti pernikahan siri yang selama ini diklaim ke publik.
Althur Napitupulu, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya maupun kliennya belum pernah menerima dokumen atau bukti sah yang menunjukkan adanya pernikahan siri antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli.
“Sampai detik ini, kami sebagai kuasa hukum dan juga Mawa belum pernah menerima bukti pernikahan siri itu. Kapan menikahnya, bagaimana prosesnya, siapa saksinya, itu semua tidak pernah diperlihatkan kepada kami,” ujar Althur di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Jumat (9/1/2026).
Menurut Althur, klaim pernikahan siri tersebut tidak cukup hanya disampaikan melalui pernyataan di media ataupun podcast, tapi harus dibuktikan secara jelas dan dapat diuji secara hukum.
“Kalau memang mengaku sudah menikah siri, silakan perlihatkan buktinya. Jangan hanya disampaikan di media atau di podcast, tapi tidak pernah dibuktikan. Sampai sekarang ini kami belum melihat satu pun bukti yang dimaksud,” tegasnya.
Terseretnya Inara Rusli dalam rumah tangga Insan dibongkar sendiri oleh Mawa lewat unggahannya di Instagram.
Mawa menuding Insan dan Inara berselingkuh, bahkan menemukan bukti perzinaan keduanya yang terekam CCTV rumah Inara.
Dalam kemunculannya, Insan mengeklaim dia dan mantan istri Virgoun itu sudah menikah secara siri, 7 Agustus 2025 silam.
Padahal, Mawa mengetahui perkenalan keduanya baru dimulai akhir Juli 2025.
Senada dengan Insan, Inara juga membenarkan telah dinikahi siri.
Ia bersedia menerima pinangan Insan setelah sang pengusaha mengaku masih single, lalu mengubah pengakuannya sudah menjatuhkan talak dua pada Mawa.
Atas hal itu, Inara melaporkan Insan ke polisi atas dugaan penipuan, tetapi berakhir mencabut laporannya setelah memilih rujuk.
Berbeda dengan Inara, Mawa bersikukuh untuk bercerai dari Insan.
Hingga hari ini, Mawa tetap membiarkan laporan perzinaan dan perselingkuhan Inara serta Insan berproses di Polda Metro Jaya.
(Tribunnews.com/Ifan RiskyAnugera, Fauzi Nur Alamsyah, Anita K Wardhani)