TRIBUNJAMBI.COM – Kedok seorang tenaga kesehatan (nakes) berinisial H.M di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi yang menjanjikan jalur cepat ibadah haji akhirnya terbongkar.
Polres Tanjung Jabung Timur resmi menetapkan H.M sebagai tersangka atas dugaan penipuan berkedok 'jalur khusus' pendamping haji sektor kesehatan yang menyasar satu keluarga besar.
Aksi lancung ini terungkap setelah lima orang korban, yang masih memiliki ikatan keluarga, melaporkan kerugian total sebesar Rp235 juta.
Para korban yang sebagian berlatar belakang ASN merasa yakin karena tersangka merupakan nakes yang memiliki rekam jejak sebagai petugas kesehatan haji pada tahun 2017 silam.
Modus Jalur Khusus Pendamping Kesehatan
Tersangka memanfaatkan pengalaman masa lalunya untuk meyakinkan korban bahwa ia memiliki 'pintu belakang' melalui kuota pendamping kesehatan.
Sehingga jemaah tidak perlu menunggu antrean reguler yang memakan waktu belasan tahun.
“Tersangka memanfaatkan profesinya sebagai tenaga kesehatan. Korban diyakinkan bisa berangkat haji melalui jalur pendamping kesehatan, apalagi korban juga berlatar belakang ASN,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanjabtim, AKP Daulay, Senin (12/1/2026).
Baca juga: Modus Investasi Rokok Legal Berujung Penipuan: 20 Warga Jambi Gigit Jari, Kerugian Rp4 Miliar
Baca juga: Eggi Sudjana Tepati Janji Minta Maaf Langsung Usai Lihat Langsung Ijazah Jokowi: Case Close
Baca juga: Pantauan Udara Kondisi Banjir Kempung Desa Lambur II: Akses Jalan Lumpuh
Berdasarkan hasil penyidikan, uang yang disetorkan secara bertahap (Rp25 juta hingga Rp30 juta per orang) tersebut tidak pernah didaftarkan ke otoritas haji.
Polisi menduga dana ratusan juta tersebut ludes digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi dan menutupi utang-utangnya.
Meskipun telah berstatus tersangka dan dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara, H.M saat ini belum ditahan.
Polisi menilai tersangka masih kooperatif dalam setiap panggilan penyidik.
Menariknya, polisi juga menemukan jejak korban lain di Kota Jambi dengan modus serupa, yang mengindikasikan bahwa jaringan penipuan ini lebih luas dari yang diperkirakan sebelumnya.
Baca juga: Pantauan Udara Kondisi Banjir Kempung Desa Lambur II: Akses Jalan Lumpuh
Baca juga: Prediksi Skor Fethiyespor vs Galatasaray , Statistik dan Head-to-Head di Piala Turki
Baca juga: Update Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina Jambi, Cek Petalite