TRIBUNNEWS.COM - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku sudah menjalin komunikasi dengan penggawa Garuda.
John Herdman sudah melakukan pendekatan kepada Jay Idzes dkk meski realitanya mereka belum berlatih di lapangan secara langsung.
Hal itu diungkapkan John Herdman dalam acara press conference pengenalannya sebagai pelatih Timnas Indonesia yang bertempat di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Pelatih kelahiran Inggris tersebut mengatakan jika ia sudah ngobrol dengan Jay Idzes selaku kapten Timnas Indonesia, serta mengontak lebih dari 60 pemain lainnya.
Karena memang, John Herdman sudah langsung bertugas menangani Timnas Indonesia yang akan berlaga di FIFA Series pada Maret 2026 mendatang.
"Kita punya kesempatan bagus pada bulan Maret, untuk mengawali langkah bersama. Saya sudah mulai berkomunikasi dengan kapten [Jay Idzes] dan beberapa sosok kunci. Saya sudah mengontak lebih dari 60 pemain untuk memberi tahu kalau saya sudah ada di sini dan saya memperhatikan," kata John Herdman, dalam acara press conference yang disiarkan langsung YouTube Timnas Indonesia.
Baca juga: BREAKING NEWS Sempat Ditunda karena Sakit, John Herdman Akhirnya Resmi Diperkenalkan PSSI
Apa yang dilakukan John Herdman tersebut bukan tanpa alasan, ia ingin mendapat informasi untuk membangun kekuatan tim dengan lebih cepat.
Selain itu, John Herdman juga ingin mengetahui soal perasaan para pemain atas kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu.
Dari situlah, John Herdman bisa melakukan evaluasi guna membangun Timnas Indonesia menjadi lebih baik.
Ya, penunjukkan John Herdman diharapkan bisa membawa perubahan bagi Timnas Indonesia.
Apalagi, kegagalan Timnas Indonesia yang sejatinya selangkah lagi menuju Piala Dunia 2026 masih terasa di benak para suporter Tanah Air.
Tentu, suporter Timnas Indonesia menaruh ekspektasi tinggi kepada John Herdman.
Baca juga: John Herdman Ungkap Alasan Pilih Latih Timnas Indonesia
Namun saat ditanya soal tekanan itu, John Herdman mengaku jika ia tidak melihatnya sebagai sebuah beban.
Namun John Herdman menganggapnya sebagai sebuah berkah.
Hal serupa pernah dialami John Herdman saat menukangi Timnas Kanada, saat itu ia berhasil membawa negara tersebut lolos Piala Dunia setelah 36 tahun.
Tapi yang perlu digaris bawahi, kesuksesan John Herdman bersama Timnas Kanada tidak dialami satu malam saja, namun melalui proses yang panjang, sama halnya dengan melatih Timnas Indonesia.
(Tribunnews.com/Isnaini)