TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, ternyata tak menunggu lama untuk mulai bekerja, ia sudah bergerak melakukan pendekatan ke pemain.
Meski baru resmi diperkenalkan ke publik Selasa (13/1/2026), pria kelahiran Inggris itu sudah melakukan pendekatan senyap dengan para pemain Garuda.
Baik ke pemain yang bermain di kompetisi domestik maupun luar negeri sudah dijajaki.
John Herdman mengaku sudah berinteraksi kepada 60 pemain, termasuk kapten tim Jay Idzes yang kini merumput di Serie A Italia bersama Sassuolo.
Pelatih asal Inggris itu mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intens dengan sejumlah pemain Timnas Indonesia, meski belum sempat memimpin latihan secara langsung di lapangan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapannya menyambut agenda terdekat Timnas Indonesia.
Herdman mengaku sudah menghubungi Jay Idzes selaku kapten Timnas Indonesia.
Bek yang saat ini bermain di kompetisi tertinggi Liga Italia itu menjadi salah satu pemain yang masuk dalam radar pemantauan awal Herdman.
“Kita punya kesempatan bagus pada bulan Maret untuk mengawali langkah bersama. Saya sudah mulai berkomunikasi dengan kapten (Jay Idzes) dan beberapa sosok kunci," katanya dalam jumpa pers, Selasa (13/1/2026).
Tak hanya Jay Idzes, Herdman menyebut dirinya telah mengontak lebih dari 60 pemain Timnas Indonesia yang tersebar di berbagai kompetisi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Komunikasi itu dilakukan untuk membangun kedekatan awal sekaligus memastikan para pemain mengetahui rencana dan visi kepelatihannya.
Langkah cepat ini dilakukan Herdman karena Timnas Indonesia akan menghadapi agenda penting dalam waktu dekat, yakni tampil pada FIFA Series yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026 mendatang.
"Saya sudah mengontak lebih dari 60 pemain untuk memberi tahu kalau saya sudah ada di sini dan saya memperhatikan,” ujar John Herdman.
Pendekatan senyap tersebut menjadi sinyal awal keseriusan John Herdman dalam membangun Timnas Indonesia sejak hari pertama, sekaligus menunjukkan fokusnya terhadap kekuatan pemain lokal dan diaspora yang berkiprah di luar negeri.
Dikutip dari berbagai sumber, John Herdman lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, Inggris.
Berbicara Herdman, kariernya di dunia sepak bola berawal dari pemain profesional.
Namun, karier Herdman sebagai pemain sepak bola tidak berjalan lama lantaran ia memilih menjadi pelatih sejak berusia belia.
Saat berusia 28 tahun, Herdman hijrah ke Selandia Baru dan memulai kariernya sebagai pelatih.
Herdman pertama kali melatih tim junior yang ada di Selandia Baru.
Karier kepelatihan Herdman kemudian berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi, ia ditunjuk sebagai juru taktik Timnas Selandia Baru putri pada 2006 hingga 2011.
Selama menukangi Timnas Selandia Baru putri kurang lebih lima tahun, sejumlah prestasi berhasil ia torehkan.
Herdman tercatat membawa Timnas Selandia Baru putri lolos ke Piala Dunia Wanita edisi 2007 dan 2011.
Tidak hanya itu, Herdman juga berhasil membawa Timnas Selandia Baru putri lolos Olimpiade 2008 Beijing.
Prestasi yang ditorehkan Herdman bersama Timnas Selandia Baru putri lantas menarik minat Kanada.
Herdman kemudian melanjutkan kerja sama bersama Timnas Kanada putri.
Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut membawa Timnas Kanada putri meraih dua medali perunggu Olimpiade, yakni edisi 2012 dan 2016.
Lalu pada 2018, Herdman ditunjuk sebagai pelatih Timnas Kanada putra.
Hingga pada akhirnya Herdman mampu membawa Timnas Kanada lolos Piala Dunia 2022 Qatar.
Berkaca dari segala pencapaian yang ia torehkan, Herdman mencetak sejarah sebagai satu-satunya pelatih yang bisa membawa Timnas putra dan putri sekaligus lolos Piala Dunia.
Namun pada 2023, kerja sama antara Herdman dan Timnas Kanada harus berakhir.
Herdman lalu melanjutkan kariernya sebagai pelatih klub Toronto FC yang berlaga di Liga Amerika Serikat atau Major League Soccer (MLS) pada 2023.
Karier Herdman bersama Toronto FC resmi berakhir pada 2024.
Dengan segala pencapaian Herdman yang sudah disebutkan di atas, menarik dinantikan kontribusinya untuk Timnas Indonesia.