- Kabupaten Pati siaga 1 bencana setelah diterjang bencana banjir dan tanah longsor yang melanda.
Sedikitnya 14 kecamatan di Kabupaten Pati tersebut sudah dikepung banjir.
Bencana itu terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati selama beberapa hari terakhir memicu bencana hidrometeorologi di berbagai titik.
Berdasarkan data terbaru dari Situation Report (Sitrep) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati per Minggu (11/1/2026), tercatat sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Pati terdampak banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, menyampaikan bahwa bencana ini bermula dari cuaca ekstrem yang terjadi sejak Jumat (9/1/2026) malam.
Menurutnya, luapan air terjadi karena Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Pati tidak lagi mampu menampung debit air hujan yang sangat tinggi.
"Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dan cuaca yang sangat ekstrem mengakibatkan DAS tidak mampu menampung debit air dan meluap menggenangi beberapa kecamatan," ujar Budi.
Data BPBD menunjukkan sebaran wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pati (banjir bandang), Wedarijaksa, Margoyoso, Tayu, Dukuhsekti, Margorejo, Tambakromo, Gabus, Winong, Batangan, Juwana, dan Jakenan yang mengalami banjir.
Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana