TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Batanghari di Kabupaten Batang Hari, Jambi, kembali mengalami kenaikan dan kini diangka 159 sentimeter, Selasa (13/01/2026).
Hal ini sesuai dengan pantauan Tribun Jambi di lokasi alat ukur ketinggian air, TMA Sungai Batanghari mengalami kenaikan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari menetapkan status siaga awas terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Baca juga: Debit Sungai Batanghari Meningkat, BPBD Tebo Jambi Perpanjang Status Siaga
Angka tersebut meningkat dari sebelumnya pada lima hari terakhir.
Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari, Samral Lubis, membenarkan bahwa debit air Sungai Batanghari mengalami perubahan signifikan.
Ia menyebutkan, kenaikan ini sudah terjadi pada lima hari lalu, sebelumnya TMA sempat berada di angka normal yaitu 90 sentimeter bahkan hingga 22 sentimeter.
"Dalam lima hari terakhir ini mulai naik sebelumnya sempat normal, dan debit air Sungai Batanghari ini memang terus fluktuatif, karena saat ini masih dalam siaga bencana Hidrometeorologi," katanya.
Menurutnya kenaikan debit air Sungai Batanghari ini dipengaruhi beberapa penyebab.
Baca juga: Potret RS Adhyaksa Jambi yang Berdiri di Tepi Sungai Batanghari
"Kenaikan air ini dipengaruhi oleh beberapa penyebab diantaranya di daerah hulu memang ada peningkatan curah hujan, kemudian sembari di daerah kita juga ada hujan di beberapa spot baik siang ataupun malam," tuturnya.
BPBD Kabupaten Batang Hari mengimbau masyarakat yang bermukim maupun beraktivitas di sepanjang bantaran Sungai Batanghari.
"Kami mengimbau kepada masyarakat termasuk yang tinggal di pemukiman bantaran sungai dan sektor perkebunan, agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam beraktivitas," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)