TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Harga sejumlah kebutuhan pokok, khususnya bumbu dapur, di Pasar Sentral Makale, Jalan Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, terpantau relatif stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan pada awal tahun 2026, Selasa (13/1/2026).
Salah satu pedagang bahan campuran, Naomi, mengungkapkan harga bawang merah saat ini lebih rendah dibandingkan akhir tahun lalu.
Menurutnya, bawang merah dijual dengan kisaran harga Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
“Saat ini harga bawang merah turun, di kisaran Rp38 ribu sampai Rp40 ribu per kilo,” ujar Naomi sembari melayani pembeli.
Sementara itu, harga bawang putih terpantau stabil di angka Rp35 ribu per kilogram.
Kondisi serupa juga terlihat pada komoditas cabai yang harganya masih terjangkau bagi masyarakat.
Cabai rawit dan cabai keriting masing-masing dijual seharga Rp25 ribu per kilogram, sedangkan cabai besar berada di kisaran Rp20 ribu per kilogram.
Untuk tomat, harga bervariasi antara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas.
Naomi menjelaskan, tren penurunan harga biasanya terjadi pada awal tahun.
Ia menilai kenaikan harga pada Desember lalu juga tidak terlalu signifikan.
“Biasanya kalau sudah masuk tahun baru harga turun. Bulan Desember kemarin juga tidak terlalu naik. Beda kalau sudah mendekati Ramadan, biasanya harga mulai naik,” katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan suasana Pasar Sentral Makale pada awal tahun ini cenderung lengang.
Kondisi tersebut berbeda dengan bulan Desember yang ramai oleh pembeli menjelang hari besar.
Meski demikian, aktivitas jual beli tetap berlangsung normal.
Warga masih tampak hilir mudik di area pasar sambil membawa berbagai kebutuhan pokok hasil belanjaan mereka.
Para pedagang berharap stabilnya harga kebutuhan pokok ini dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan roda perekonomian pasar tradisional di Tana Toraja terus bergerak positif sepanjang awal tahun 2026.(*)