Rekan Kerja Bersaksi: Mgr. Yohanes Hans Monteiro Dikenal Hangat, Rendah Hati dan Pemersatu
January 13, 2026 05:39 PM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Rekan kerja Mgr. Yohanes Hans Monteiro, RD. Albertus Polikarpus Dedon, imam Keuskupan Agung Ende, memberikan kesaksian mendalam tentang pribadi dan gaya kepemimpinan Uskup terpilih Keuskupan Larantuka tersebut dalam pelayanan Gereja.

RD. Albertus mengisahkan, perkenalan mereka bermula saat Mgr. Yohanes Hans Monteiro menjalankan tugas sebagai formator di Ritapiret. 

Sejak awal kebersamaan, ia merasakan kehadiran seorang imam yang mampu membangun relasi persaudaraan yang hangat, terbuka dan penuh penghargaan.

“Beliau memiliki kemampuan luar biasa dalam membangun relasi. Selalu menunjukkan respek yang tinggi, bahkan kepada orang yang baru dikenal,” ujar RD. Albertus.

 

Baca juga: Romo Hans Monteiro Ditahbiskan Jadi Uskup Larantuka Pada 11 Februari 2026

 

 

Menurutnya, sikap saling menghargai itu menjadi fondasi kuat dalam kerja bersama. Selama kurang lebih empat tahun bekerja berdampingan, RD. Albertus mengaku tidak pernah mengalami konflik dengan Mgr. Hans.

Dalam keseharian pelayanan, Mgr. Hans dikenal sebagai pribadi yang menjadi ruang aman bagi siapa pun untuk berkomunikasi dan berdiskusi. 

Ia juga dinilai mampu menyeimbangkan banyaknya tugas dan tanggung jawab dengan perhatian yang adil pada setiap pekerjaan yang dipercayakan kepadanya.

“Beliau konsisten membangun kebersamaan sebagai satu tubuh komunitas bersama para imam dan frater,” ungkapnya.

Terkait moto tahbisan uskup, “Satu tubuh, satu roh, satu pengharapan,” RD. Albertus meyakini bahwa semangat persatuan tersebut tidak hanya menjadi semboyan, tetapi akan sungguh diwujudkan Mgr. Hans dalam karya kegembalaannya.

Ia berharap, sebagai gembala umat, Mgr. Yohanes Hans Monteiro mampu mempersatukan seluruh umat Allah dengan hati yang terbuka dan penuh kasih.

Di akhir kesaksiannya, RD. Albertus menyampaikan ucapan proficiat sekaligus harapan agar Mgr. Hans tetap menjadi pribadi yang rendah hati, sederhana dan bersahaja, sebagaimana yang selama ini dikenal oleh rekan-rekan pelayan Gereja.

Sumber: KOMSOS Keuskupan Larantuka

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.