Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, MBAY – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, menyebabkan terjadinya tanah longsor hingga menutup badan jalan, Senin (12/1/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 1625-05/Aesesa, Kodim 1625 Ngada, Serka Laudowik P. Hurek selaku Babinsa Desa Tedakisa turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring wilayah, pemantauan titik longsor, serta komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat.
Kegiatan monitoring dilakukan sekitar pukul 09.55 WITA di wilayah Desa Tedakisa dan Desa Tedamude.
Dari hasil pemantauan, akses jalan menuju kedua desa tersebut masih dalam kondisi berlumpur dan licin akibat hujan yang terus mengguyur kawasan itu.
Baca juga: Dua Warga NTT Positif Super Flu, Pemkab Nagekeo Keluarkan Instruksikan PHBS
Selain licin, beberapa ruas jalan juga mengalami kerusakan cukup serius.
Aliran air hujan membentuk alur menyerupai sungai kecil yang menggerus badan jalan, disertai bebatuan yang jatuh ke badan jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.
Babinsa juga menerima laporan dari warga bahwa tanah longsor terjadi di Desa Tedamude pada dini hari sekitar pukul 02.00 WITA. Material longsor menutup badan jalan utama sehingga kendaraan tidak dapat melintas sama sekali.
Untuk sementara waktu, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui jalan lama guna tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Laudowik P. Hurek juga melaksanakan komunikasi sosial dengan tokoh pemuda Desa Tedamude.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Keselamatan warga menjadi prioritas. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintas dan segera melaporkan jika terjadi longsor susulan,” ujarnya.
Meski saat kegiatan berlangsung cuaca masih diguyur hujan ringan, secara umum situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. (Cha)