Pengendara Motor Terjerat Kabel di Jalan Brigjen Piola Isa Gorontalo, Yanser Achir Jadi Korban
January 13, 2026 05:40 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kabel jaringan dan listrik yang melintang rendah di Jalan Brigjen Piola Isa, Kota Gorontalo, kembali memakan korban.

Seorang pengendara motor bernama Yanser Achir terluka setelah terlilit kabel di depan Kantor Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pertanian Kota Gorontalo, Selasa (13/1/2026) sekira pukul 11.00 Wita.

Peristiwa terjadi saat korban melintas dan berpapasan dengan sebuah mobil kontainer. Kabel yang menggantung rendah terlebih dahulu tersangkut di bagian atas kendaraan besar tersebut, lalu tertarik dan mengenai tubuh korban yang berada tepat di belakangnya.

Dalam rekaman video warga yang beredar, terlihat bekas lilitan kabel di bagian leher depan dan belakang korban.

Luka juga tampak di telinga serta tangan akibat gesekan kabel yang diduga merupakan campuran kabel jaringan dan kabel listrik.

Warga sekitar segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Kota Utara untuk mendapatkan perawatan medis.

Pantauan TribunGorontalo.com  di lokasi kejadian menunjukkan kondisi kabel di ruas jalan tersebut tampak semrawut dan tidak tertata.

Sejumlah kabel menggantung rendah, sebagian lainnya putus dan menjuntai ke badan jalan.

Kabel jaringan internet dan kabel listrik terlihat menyatu tanpa penanda yang jelas. 

Tiang penyangga berdiri berdekatan, namun tidak dilengkapi identifikasi, sehingga sulit dibedakan milik PLN dan penyedia internet.

Sepanjang Jalan Brigjen Piola Isa, kondisi serupa tampak hampir merata. Kabel membentang mengikuti jalur jalan dengan ketinggian bervariasi, sebagian jauh di bawah standar aman untuk dilintasi kendaraan besar.

Padahal, jalan tersebut merupakan jalur utama truk kontainer dan kendaraan bertonase besar menuju kawasan pergudangan dan pelabuhan.

Seorang warga setempat, Kidu Adam, mengatakan kecelakaan akibat kabel rendah bukan kali pertama terjadi.

“Sudah sering, bukan kali pertama. Dalam seminggu terakhir ini saja sudah dua orang kena di tempat yang sama,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (13/1/2026).

Menurut Kidu, masalah bermula sejak adanya pekerjaan perbaikan jalan beberapa waktu lalu. Saat itu, sejumlah tiang lama dicabut untuk keperluan pelebaran dan penataan jalan. Namun setelah proyek selesai, tidak semua tiang dipasang kembali.

“Ada yang dipasang, ada yang tidak. Akhirnya kabel-kabel lain jadi kendur, turun semua,” katanya.
Warga bahkan terpaksa mengambil langkah darurat.

“Kadang kami tahan pakai bambu supaya kabelnya naik sedikit, biar tidak kena kepala orang,” ucap Kidu.

Baca juga: Zainudin Hadjarati sang Konten Kreator Gorontalo Jadi Tersangka, Warganet: Monitor Potong Jari

Keluhan serupa disampaikan warga lain, Rahmat. Ia mengaku kondisi kabel rendah sudah lama dikeluhkan, namun belum ada penanganan menyeluruh.

“Hampir tiap hari kami lihat mobil besar lewat, kabel goyang-goyang. Kalau kena truk, pasti yang di belakang berbahaya,” katanya.

Rahmat menambahkan, warga kerap mengingatkan pengendara untuk menurunkan kecepatan saat melintas, terutama siang hari ketika lalu lintas padat.

“Tapi tidak semua bisa lihat kabelnya, apalagi kalau silau matahari. Posisi kabel itu memang pas di leher pengendara,” ujarnya.
 
Hingga Selasa (13/1/2026) sore, belum terlihat adanya petugas yang melakukan penataan ulang kabel di lokasi kejadian. Kabel yang putus masih tampak menggantung dan sebagian tergeletak di bahu jalan.

Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait, termasuk PLN dan penyedia jaringan internet, segera menertibkan instalasi kabel di sepanjang Jalan Brigjen Piola Isa.

Mereka menilai, tanpa penanganan cepat, potensi kecelakaan serupa akan terus berulang, terutama mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur padat kendaraan besar setiap harinya.

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.