Siswa MIN 11 Banjar Pembantanan ke Sekolah Naik Perahu, Begini Momen Haru Saat Dijemput Orang Tua
January 13, 2026 08:44 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, SUNGAITABUK - Kondisi cuaca ekstrem dan luapan air mengakibatkan akses pendidikan di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan kembali terhambat. 

Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @info_banjarmasin memperlihatkan potret memprihatinkan sekaligus penuh perjuangan dari para siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Banjar, Desa Pembantanan, Kecamatan Sungai Tabuk.

​Dalam unggahan tersebut, terlihat halaman dan akses jalan menuju sekolah terendam banjir dengan ketinggian air yang cukup signifikan.

Akibatnya, aktivitas transportasi darat lumpuh total, memaksa para siswa dan orang tua beralih menggunakan moda transportasi air.

Baca juga: Tiga Pekan Banjir Tak Surut, Ini Alasan Warga Sungai Rangas Tengah Banjar Pilih Bertahan di Rumah

​Momen "Jemput Bola" dengan Jukung ​Pemandangan unik namun menyedihkan terlihat saat jam pulang sekolah tiba. 

Para orang tua nampak setia menunggu di depan gerbang sekolah menggunakan jukung (perahu tradisional kayu) untuk menjemput anak-anak mereka. 

Siswa-siswi yang masih mengenakan seragam sekolah harus berhati-hati menaiki perahu agar tetap bisa pulang ke rumah dengan aman dan kering.

​"Kondisi terkini anak-anak pulang sekolah dijemput perahu/jukung di daerah sekolah MIN 11 Kabupaten Banjar, Pembantanan, Sei Tabuk," tulis keterangan dalam unggahan tersebut pada Selasa (13/1/2026).

Semangat belajar luar biasa ditampakan dari siswi siswi MIN 11 Sungaitabuk Banjar. Bahkan, sore ini tadi hal ini menjadi perhatian dari Kemenang Banjar dan Kemenang Kalsel.

Bahkan, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Drs. H. Muhammad Tambrin, M.MPdl, dan jajaran berasama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar, H. Muhammad Rofi'i, S.Ag., M.Pd.I., dan jajaranturun langsung ke Madrasah tersebut menyerahkan bantuan.

Terpantau rombongan ke lokasi juga menggunakan jukung menuju Madrasah tersebut.

"Kami berikan bantuan kepada murid dan tenaga pengajar di MIN 11 Banjar san semoga bisa meringankan beban meraka yang terdampak Banjir," kata dia.

Baca juga: Peduli Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar, Jhonlin Group Salurkan Bantuan Rp1 Miliar 

Pada kujungan, Kakanwil didampingi, Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi dn DWP Kantor Kemenag Kabupaten Banjar beserta pengurus mengunjungi madrasah yang masih terendam air.
Rombongan menyerahkan bantuan  Sembako dan uang.

Kasi Pendidikan Madrasah,  Kementerian Agama Kab. Banjar, M. Yusup, menjelaskan, total madrasah Se Kabupaten Banjar terdampak banjir ada sebanyak 59 madrasah baik negeri dan swasta. Itu melibatkan ada sebanyak 950 murid dan 548 tenaga kependidikan di madrasah yang terdampak banjir di dalamnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.