Kemenkop Target 26.000 Gerai Kopdes Merah Putih Terbangun pada April 2026
January 13, 2026 10:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengejar target pembangunan gerai fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebanyak 26.000 titik sudah harus terbangun dan berdiri tegak pada April 2026.

Menkop Ferry Juliantono mengatakan, target itu merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk membangun lebih dari 80.000 gerai fisik di seluruh pelosok Indonesia. 

Berdasarkan data terbaru, saat ini sudah ada 13.000 titik gerai yang berhasil dibangun.

"Kami optimistis sebanyak 26.000 titik gerai fisik Kopdes Merah Putih bakal terbangun per bulan April tahun ini," ujarnya, melalui keterangan resmi, dikutip Selasa (12/1).

Untuk mengakselerasi proses hal itu, menurut dia, pihaknya bakal menggandeng lintas kementerian/lembaga (K/L).

Dalam 1-2 hari ke depan, Kemenkop akan berkoordinasi intensif dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Badan Pengelola (BP) BUMN, hingga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ferry menuturkan, kerja sama lintas sektoral itu krusial, mengingat tantangan penyediaan lahan dan koordinasi wilayah.

Saat ini, Kemenkop mencatat lebih dari 44.000 titik lahan telah berhasil dipetakan untuk lokasi pembangunan gerai.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, sekaligus Ketua Satgas Percepatan Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan menyatakan, saat ini pembangunan koperasi itu sudah masuk tahap proses di 26 ribu desa. 

Menurut dia, pemerintah menugaskan Agrinas Pangan bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat di daerah untuk mempercepat realisasi program nasional itu.

"Hari ini sudah dibangun dalam proses 26.000 kopdes. Ditugaskan kepada Agrinas Pangan kerja sama dengan TNI di daerah agar cepat," kata Zulhas, sapaannya, di Graha Mandiri, Senin (12/1).

Ia menyebut, percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih itu penting, karena jika dilakukan satu per satu maka target puluhan ribu koperasi tidak akan tercapai tepat waktu.

"Karena kalau bangun 50.000, 60.000, satu-satu nggak akan selesai, sampai selesai pemerintah (5 tahun Prabowo-Red) nggak selesai. Oleh karena itu diserahkan kepada Agrinas Pangan kerja sama dengan TNI, Angkatan Darat," ucapnya.

Zulhas menuturkan, nantinya keberadaan Kopdes Merah Putih bakal dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti mobil operasional dan sebagainya.

Pemerintah juga tengah mempercepat pembebasan lahan untuk dijadikan Kopdes Merah Putih.

"Tadi kami rapat agar percepatan lahannya. Memang ideal 1.000 (meter persegi), itu kami sudah dapat di angka 30.000 (lahan-Red), yang itu 1.000. Sudah ada 40.000 yang ideal," bebernya.

Saat ini, dia menambahkan, pemerintah masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan pembangunan Kopdes Merah Putih.

Sebab, ia berujar, kendala harga tanah yang mahal menjadi tantangan tersendiri program itu.

"Harga tanah mahal. Ada yang Rp 300.000 per meter persegi, ada yang Rp 500.000, sedang kami data ya," bebernya. 

"Apakah nanti dibangunnya ke atas? Ya, kalau misalnya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, tanahnya Rp 10 juta (per meter persegi), Rp 10 miliar, nggak mampu beli. Ya yang sudah ada dibangun ke atas, tapi kami sedang data," sambungnya. (Kontan/Arif Ferdianto/Tribunnews/Nitis Hawaroh)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.