Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, RUTENG -- Pencarian terhadap korban Armendo W. Jeferson (14) dilanjutkan, Selasa 13 Januari 2026 hari ini tidak membuahkan hasil alias nihil.
Tim SAR Gabungan dihadapkan dengan cuaca yang tidak bersahabat berupa hujan dan banjir di sungai Tiwu Pai.
Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si melalui Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto ,S.AP,.M.H menyampaikan itu kepada POS-KUPANG, Selasa (13/1/2026) malam.
Ipda Joko mengatakan, pada pencarian hari ini juga tim SAR gabungan mengalami hal yang sama seperti pencarian hari kedua, Senin 12 Januari 2026 dimana cuaca yang kurang bersahabat berupa hujan sehingga debit air naik dan sangat deras.
Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Tiwu Pai Dilanjutkan
"Kendala masih yang sama karena faktor cuaca," ujarnya.
Joko mengatakan, dari Direktorat Polairud Polda NTT juga turun melakukan penyelaman selama 28 menit, namun menghadapi cuaca yang tidak bersahabat hingga malam hari.
Karena itu, Kata Ipda Joko, pencarian terhadap korban dilanjutkan besok hari oleh Tim SAR Gabungan. Ia memohon doa dari semua masyarakat agar besok kondisi cuaca mendukung dan korban segera ditemukan.
Adapun korban, Armendo W. Jeferson, seorang pelajar kelas II di salah satu SMP di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai merupakan warga Orong Lembor, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat diduga tenggelam di Sungai Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Minggu 11 Januari 2026 siang.
Korban tenggelam diduga karena terseret arus air sungai yang deras saat sedang berenang dengan teman-temanya.
Joko juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di lokasi wisata alam yang memiliki potensi risiko, serta mengawasi anak-anak dengan ketat guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.
Polsek Reo bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan, sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat. (rob)