Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Jawa Timur, mengimbau warga agar tidak panik dan tetap menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana namun efektif, untuk mencegah penularan super flu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri, Hendik Supriyanto, menyebut, super flu adalah flu musiman di mana virusnya sudah bermutasi.
Flu musiman tersebut menular melalui droplet atau percikan dari saluran pernapasan, sehingga penggunaan masker menjadi langkah utama pencegahan.
"Yang paling penting itu pakai masker, terutama bagi yang sedang sakit supaya tidak menularkan ke orang lain," kata Hendik, Selasa (13/1/2026).
Ia menekankan, penggunaan masker sebaiknya diprioritaskan bagi orang yang sudah merasakan gejala flu, seperti badan tidak enak, meriang, atau demam.
"Begitu merasa tidak enak badan, segera pakai masker supaya tidak menularkan ke yang lain, terutama keluarga dan orang sekitar," terangnya.
Sementara bagi orang yang sehat, penggunaan masker tetap dianjurkan terutama saat berinteraksi atau berada di tempat ramai.
"Kalau tidak sakit tapi mau pakai masker itu lebih baik, tapi yang utama memang yang sedang sakit," jelas Hendik.
Baca juga: Penjelasan Super Flu Bukan Covid-19, Kadinkes Kediri Sebut Kasus Influenza Masih Landai
Selain masker, Hendik juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
"Tips kedua adalah meningkatkan imunitas tubuh dengan gaya hidup sehat, makan makanan bergizi, dan tetap beraktivitas," urainya.
Menurutnya, imunitas yang kuat akan membantu tubuh melawan virus yang masuk, sehingga risiko sakit berat dapat ditekan dan masa penyembuhan menjadi lebih cepat.
"Kalau tubuh sehat, imunitas kuat, virus yang masuk bisa dilawan dan penyembuhannya lebih cepat," ungkapnya.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Perketat Pengawasan Kesehatan Pendatang Cegah Super Flu
Hendik juga mengingatkan agar saat sakit tidak mengabaikan asupan nutrisi dan tetap menjaga aktivitas fisik ringan dengan istirahat yang cukup.
"Kalau sakit malah tidak makan dan tidak bergerak, antibodi bisa lemah dan penyembuhan jadi lebih lama," tuturnya.
Hendik menyimpulkan bahwa flu musiman dapat dicegah dengan kedisiplinan menjaga kesehatan diri dan kepedulian untuk tidak menularkan penyakit ke orang lain.
"Kuncinya ada di masker, pola hidup sehat, makan bergizi, olahraga, dan istirahat cukup," pungkasnya.