WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tiga rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat dan Jakarta Utara masih terendam banjir hingga Selasa (13/1/2026) pukul 18.00 WIB.
BPBD Jakrata mencatat sampai saat ini terdapat 3 RT yang masih terdampak genangan.
Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dalam keterangan tertulisnya, Selasa.
Baca juga: Curah Hujan Ekstrem Jadi Penyebab Banjir Serentak di Jakarta Utara
Yohan merinci, wilayah yang masih terendam berada di Jakarta Barat sebanyak dua RT yang berlokasi di Kelurahan Tegal Alur dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter.
Satu RT lainnya berada di Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara, dengan ketinggian 30 sentimeter.
BPBD menyebutkan, seluruh genangan tersebut dipicu oleh curah hujan ekstrem sejak Senin (12/1/2026).
Baca juga: Banjir di Jalan Tarumajaya-Marunda, Pemotor Boleh Masuk Tol Cibitung-Cilincing di Tarumajaya Bekasi
Meski jumlah RT yang tergenang mulai surut, ribuan warga dilaporkan masih tertahan di posko pengungsian karena rumah mereka belum memungkinkan untuk ditempati.
Berdasarkan data terbaru, total pengungsi akibat banjir di Jakarta ini mencapai 1.265 jiwa yang berasal dari 413 kepala keluarga (KK).
Di wilayah Jakarta Barat, total warga yang mengungsi berjumlah 576 jiwa.
Baca juga: Banjir Akibat Hujan Deras, Kemacetan Terjadi di Kelapa Gading Arah Sunter Jakarta Utara
Jumlah ini mencakup 516 jiwa warga Kelurahan Tegal Alur yang tersebar di lima titik pengungsian.
"Sebanyak 200 jiwa berada di RPTRA Alur Anggrek, 23 jiwa di Musholah Al Mukhlisin, 136 jiwa di Rusun Lokbin, 82 jiwa di Musholah At-Taubah RW 13, serta 75 jiwa di Majelis Dorotul Abidin," kata Yohan.
Selain Tegal Alur, warga Kelurahan Rawa Buaya juga masih mengungsi sebanyak 26 jiwa yang terbagi di Kantor Sekretariat RW 01 dan Balai Warga RW 02.
Baca juga: Nekat Terobos Banjir, Sejumlah Motor Mogok di Perumahan Taman Duta Depok
Sebanyak 34 warga Kelurahan Cengkareng Barat saat ini masih mengungsi di Musholah Al Hidayah RT 007/10.
Sementara itu, pengungsi di wilayah Jakarta Utara tercatat lebih banyak yakni mencapai 689 jiwa.
Sebanyak 68 jiwa mengungsi di Gedung Pelayanan Masyarakat RW 13, Kelurahan Kalibaru.
Baca juga: Akses ke Bandara Soekarno-Hatta Lumpuh, Imbas Hujan Deras dan Banjir Sejak Dini Hari
Di Kelurahan Sukapura, terdapat 49 jiwa yang mengungsi di Bengkel Mobil Gading Griya Lestari.
Kelurahan Warakas juga melaporkan adanya 175 jiwa pengungsi yang menempati mushala wilayah setempat.
Sementara, 330 warga Kelurahan Semper Timur mengungsi di enam lokasi berbeda meliputi gedung pemerintahan dan masjid setempat.
Baca juga: Hujan Deras, Plafon Empat Ruang Kelas SDN 05 Pademangan Timur Jakarta Utara Ambruk
Di Kelurahan Papanggo, terdapat 67 jiwa yang mengungsi di masjid dan Kolong Tol RW 08.
Untuk menangani banjir ini, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk terus memonitor kondisi genangan di setiap titik.
"Kami terus melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat," ucap Yohan.
BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan.
Sumber: Kompas.com