Difasilitasi FISIP Unimal, GP Ansor Salurkan Bantuan di Blang Peuria Aceh Utara
January 14, 2026 12:32 AM

 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - GP Ansor Aceh mendistribusikan bantuan sembako kepada warga Gampong Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Senin (12/1/2026).

Penyaluran bantuan tersebut langsung difasilitasi Dr Taufik Abdullah, MA, selaku Koordinator Relawan Mahasiswa FISIP Unimal.

Bantuan langsung diterima langsung Yusrijal selaku Sekretaris Desa Blang Peuria, yang selanjutnya disalurkan kepada warga yang berhak menerima.

"Bantuan sembako ini sangat diharapkan oleh warga yang mengalami kerugian harta benda dan trauma berat akibat banjir ekologis beberapa waktu yang lalu," ujar Taufik.

Muhammad Suheri, tokoh pemuda setempat, menjelaskan bahwa kerusakan di Gampong Blang Peuria tergolong parah.

Sebanyak 517 KK dengan total 1.920 jiwa merasakan trauma mendalam karena banjir yang datang begitu cepat dan mengejutkan warga.

"Sampai saat ini, warga masih bekerja ekstra membersihkan rumah, membuang lumpur, serta membersihkan sumur dari endapan material banjir. Kami juga bergotong royong membersihkan sampah, parit, kantor desa, hingga mushalla. Mudah-mudahan sebelum bulan puasa semua sudah selesai," kata Muhammad Suheri.

Ketua PW GP Ansor Aceh, H. Azwar A. Gani, mengatakan distribusi bantuan ini merupakan wujud komitmen GP Ansor dalam menjalankan misi kemanusiaan sejak masa darurat hingga saat ini.

"Kami menjalankan berbagai peran sosial kemasyarakatan dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Hal ini mencakup aksi gotong royong hingga aktivitas pemulihan trauma (trauma healing) bagi anak-anak," jelasnya.

Dia berharap berbagai upaya yang dilakukan Ansor dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi penguat semangat kebersamaan untuk bangkit kembali. 

"Kami juga ingin menumbuhkan budaya gotong royong agar warga tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Azwar A Gani.

Azwar juga memberi apresiasi terhadap dukungan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan lancar. 

"Tentu kita tidak boleh berhenti. Kami akan semaksimal mungkin hadir meringankan beban warga sampai keadaan kembali normal dan pulih," tegasnya.

Unimal Data Korban Terdampak

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama Universitas Malikussaleh (Unimal) telah menurunkan 3.480 mahasiswa dan dosen untuk melakukan pendataan kerusakan akibat banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Terkait hal tersebut, Taufik menyampaikan bahwa Rektor Unimal, Prof. Herman Fithra, memang telah menginstruksikan dosen dan mahasiswa untuk bergerak melakukan pendataan korban banjir secara akurat.

Taufik menjelaskan, Rektor Unimal berkomitmen menyelesaikan pendataan ini sesegera mungkin. Sebagai institusi pendidikan yang berada di area terdampak, Unimal telah bergerak cepat menyapa warga sejak awal bencana.

"Rektor sangat berkomitmen dalam koordinasi dan kolaborasi. Kedepannya, Unimal siap bekerja sama lebih erat dengan semua pihak. Upaya bersama antara Pemkab Aceh Utara dan Kampus Unimal ini tentu akan berdampak positif pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) nantinya, khususnya di Aceh Utara," pungkas Taufik.(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.