Super Flu Masuk NTT, Dua Warga NTT Positif, Pemkab Nagekeo Instruksikan PHBS 
January 14, 2026 12:39 PM

 

POS-KUPANG.COM, MBAY – Pemerintah Kabupaten Nagekeo menginstruksikan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menyusul terdeteksinya varian Influenza A (H3N2) yang dijuluki “Super Flu”.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Bupati Nagekeo Nomor 400/Kesra.NGK/12/01/2026 tentang Pencegahan dan Pengendalian Varian Influenza Tipe A (H3N2) yang ditandatangani Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada tertanggal 12 Januari 2026.

Dalam instruksi itu dijelaskan, Varian Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dijuluki "Super Flu" telah terdeteksi di Indonesia sejak 25 Desember 2025. Hingga 31 Desember 2025, dilaporkan terdapat dua kasus positif di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Varian ini menimbulkan kekhawatiran publik karena memiliki tingkat penyebaran yang cepat serta gejala yang lebih berat dibandingkan flu musiman biasa.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Bupati Nagekeo menginstruksikan kepada para Camat se-Kabupaten Nagekeo serta Kepala Desa dan Lurah untuk menyampaikan langkah-langkah pencegahan kepada masyarakat.

Masyarakat Kabupaten Nagekeo diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan dini, khususnya bagi kelompok berisiko tinggi, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit penyerta.

Masyarakat juga diimbau menerapkan PHBS antara lain dengan mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker saat sakit atau berada di kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan sehat, olahraga teratur, pengelolaan stres, serta istirahat yang cukup.

Dalam instruksi tersebut Pemkab Nagekeo menekankan agar masyarakat segera melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas terdekat apabila mengalami gejala influenza berat atau memburuk, seperti demam tinggi, sesak napas, atau kelelahan ekstrem.

Masyarakat yang mengalami gejala influenza diminta membatasi kontak dengan orang lain dan beristirahat di rumah guna mencegah penularan. Para tenaga medis diharapkan dapat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap perkembangan situasi.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menerapkan langkah-langkah pencegahan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi penularan kasus Super Flu di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan guna mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan bersama. (bet)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.