Apakah Karyawan Swasta Libur Awal Puasa 2026? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kabar Harian January 14, 2026 01:57 PM
Menjelang Ramadan 1447 H/2026, pertanyaan “Apakah karyawan swasta libur awal puasa 2026?” kembali mencuat di kalangan pekerja dan pengusaha, karena pemerintah melalui kalender hari libur nasional telah menetapkan sejumlah tanggal merah di tahun 2026.
Meski begitu, status libur bagi pekerja sektor swasta tidak selalu sama dengan libur nasional atau cuti bersama yang ditetapkan, sehingga kepastian libur pada awal Ramadan kerap menimbulkan pertanyaan di kalangan pekerja dan pengusaha.

Apakah Karyawan Swasta Libur Awal Puasa 2026?

Ilustrasi Karyawan Swasta, Foto: Unsplash/Smartworks Coworking
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Karyawan Swasta, Foto: Unsplash/Smartworks Coworking
Mengutip situs kemenkopmk.go.id, apakah karyawan swasta libur awal puasa 2026? Jawabannya tidak. Awal puasa Ramadan 2026 tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional maupun cuti bersama.
Dengan demikian, karyawan swasta tetap masuk kerja seperti biasa, kecuali perusahaan masing-masing memiliki kebijakan internal yang mengatur libur khusus.
Pemerintah Indonesia melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB telah menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.
Dalam SKB tersebut, tidak terdapat ketentuan yang menetapkan awal Ramadan sebagai hari libur nasional.
Sejumlah hari besar keagamaan memang tercantum, seperti Isra Mikraj, Imlek, Nyepi, Idul Fitri, dan Idul Adha, namun tidak ada libur khusus untuk menyambut awal bulan puasa.
Artinya, secara umum tidak ada kebijakan libur resmi pemerintah yang berlaku otomatis pada awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 M.
Bagi sektor swasta, ketentuan hari libur umumnya mengikuti daftar yang ditetapkan pemerintah, karena awal Ramadan tidak masuk dalam daftar libur nasional atau cuti bersama, maka tidak ada kewajiban bagi perusahaan untuk meliburkan karyawan.
Libur awal Ramadan hanya dapat berlaku apabila perusahaan menetapkannya melalui kebijakan internal, misalnya sebagai kebijakan khusus, cuti bersama perusahaan, atau penyesuaian jam kerja.

Jadwal Puasa 2026

Jadwal puasa 2026 menjadi salah satu informasi yang banyak dicari menjelang pergantian tahun. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan hisab awal bulan, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026.
Meski demikian, penetapan resmi awal puasa tetap menunggu Sidang Isbat Kementerian Agama Republik Indonesia yang mempertimbangkan hasil hisab dan rukyatul hilal. Penentuan awal puasa Ramadan dilakukan melalui mekanisme resmi, yang meliputi:
  • Hisab, yakni perhitungan astronomi posisi bulan
  • Rukyatul hilal, berupa pengamatan langsung hilal di berbagai titik
  • Sidang Isbat Kemenag, sebagai keputusan nasional yang bersifat resmi
Melalui proses tersebut, awal Ramadan ditetapkan secara sah dan seragam.

Gambaran Umum Jadwal Puasa 2026

Sebagai gambaran awal, jadwal puasa Ramadan 2026 diperkirakan sebagai berikut:
  • Awal Ramadan 1447 H: sekitar 18 atau 19 Februari 2026
  • Durasi puasa: 29 atau 30 hari
  • Perkiraan Idul Fitri 1447 H: Maret 2026
Tanggal pasti akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah.

Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026

Selama bulan Ramadan, jadwal imsakiyah menjadi panduan penting yang mencakup waktu imsak, subuh, zuhur, asar, magrib, dan isya. Jadwal ini berbeda di setiap daerah karena dipengaruhi kondisi geografis.
Oleh sebab itu, rujukan jadwal imsakiyah dianjurkan berasal dari sumber resmi seperti Kementerian Agama, masjid setempat, atau instansi keagamaan daerah.
Demikianlah penjelasan mengenai status libur awal puasa 2026 bagi karyawan swasta beserta gambaran jadwal Ramadan, yang menegaskan bahwa tidak ada ketentuan libur nasional kecuali diatur melalui kebijakan internal perusahaan. (Fikah)
Baca juga: Libur Bulan Februari 2026 dan Informasi Selengkapnya
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.