Peringatan Dini BMKG Banjir Rob di Pesisir Sumatera Barat 17–22 Januari 2026, Cek Wilayah Terdampak
January 14, 2026 01:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan banjir rob Sumatera Barat yang berpotensi terjadi pada 17 hingga 22 Januari 2026 di wilayah pesisir barat Sumatra.

Dalam rilis resminya dikutip Rabu (14/1/2026), BMKG menyebut potensi banjir rob Sumatera Barat dipicu fase Bulan Baru pada 19 Januari 2026 yang menyebabkan peningkatan ketinggian muka air laut di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Wilayah terdampak banjir rob Sumatera Barat mencakup pesisir Kota Padang, pesisir Kabupaten Padang Pariaman, pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, serta pesisir Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Selain Sumatera Barat, BMKG juga mencatat potensi banjir rob terjadi di pesisir Sumatera Utara, pesisir Riau, pesisir Jambi, pesisir Bengkulu, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan Timur, pesisir Kalimantan Selatan, dan pesisir Kalimantan Tengah.

BMKG menjelaskan banjir rob Sumatera Barat berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pesisir, termasuk kegiatan pelabuhan, permukiman warga di sekitar pantai, aktivitas tambak garam, serta bongkar muat barang di kawasan pesisir.

Baca juga: Rapat Bersama Mendagri di Padang, Bupati Agam Minta Pemetaan Wilayah dan Lahan HGU untuk Huntap

Gangguan aktivitas juga berpeluang terjadi pada jalur transportasi laut dan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir Sumatera Barat selama periode potensi banjir rob Sumatera Barat tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir di Sumatera Barat meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan aktivitas harian selama potensi banjir rob Sumatera Barat berlangsung.

Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, BMKG meminta masyarakat terus memperbarui informasi melalui call center resmi atau akun media sosial @BMKGmaritim.

Pastikan seluruh persiapan evakuasi barang berharga dilakukan sebelum puncak pasang maksimum terjadi di Pesisir Sumatera Barat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.