FX Rudy Tak Lagi Pegang Jabatan Struktural di PDIP, Balik jadi Tukang Las, Tak Pindah ke Partai Lain
January 14, 2026 02:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kader senior PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang akrab disapa Rudy, bersiap kembali menjalani keseharian lamanya sebagai tukang las.

Aktivitas itu akan ia tekuni lagi setelah tidak lagi mengemban jabatan struktural di partai.

Sebelumnya, Rudy mendapat kepercayaan dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah.

Ia ditunjuk menggantikan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, yang kemudian memperoleh penugasan baru sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) Legislatif di kepengurusan DPP PDI-P periode 2025–2030.

Masa tugas Rudy sebagai Plt Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah berlangsung sekitar empat bulan, terhitung sejak Agustus 2025.

Selama periode tersebut, ia mengemban amanat melakukan konsolidasi internal partai, khususnya dalam proses penjaringan calon Ketua DPC dan DPD.

Baca juga: Eggi Sudjana Bongkar Alasan Temui Jokowi di Solo, Sebut Ibarat Musa Hadapi Firaun: Tidak Minta Maaf

FX Rudy bertemu dengan Megawati
FX Rudy bertemu dengan Megawati (Dok pribadi FX Rudy)

Setelah menyelesaikan tugas tersebut, Rudy resmi mengundurkan diri dari jabatan Plt Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah pada Desember 2025.

Pengunduran diri itu dilakukan seiring berakhirnya masa penugasan yang diberikan kepadanya.

Meski sudah tidak lagi berada di posisi struktural partai, Rudy menegaskan dirinya tetap menjadi bagian dari PDI Perjuangan.

Ia akan menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa, termasuk kembali menekuni profesi lamanya sebagai tukang las, pekerjaan yang telah lama melekat dalam perjalanan hidupnya.

"Aktivitas sama, saya itu ngurus partai tentang hal-hal, program-program partai nanti kita bantu. Kedua tetap tukang las," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026).

Pria kelahiran 13 Februari 1960 ini memiliki keahlian mengelas.

Untuk mengasah keahliannya itu, Rudy memiliki bengkel las tak jauh dari kediaman di Pucangsawit, Jebres.

Bengkel las ini dia dirikan sebelum terjun ke dunia politik.

Rudy juga membuka pelatihan las kepada siswa lulusan sekolah teknik menengah (STM).

Suami dari Elisabeth Endang Prasetyaningsih juga pernah bekerja di PT Konimex, sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang farmasi dan makanan.

Selain kembali mengelas, Rudy menyampaikan dirinya menjadi prodiakon di Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Regina, Purbowardayan, Solo.

"Saya masih jadi prodiakon di Gereja Purbowardayan. Biarpun 10 kali tetap tugas," ujar mantan Wali Kota Solo dua periode.

Rudy mengatakan tidak akan pindah ke partai mana pun dan tetap patuh perintah Ketum Megawati.

"Tugas saya loyal kepada partai, loyal kepada Ketua Umum dan patuh pada perintah Ketua Umum biarpun menjadi anggota (kader) biasa. Saya tidak akan pergi ke mana-mana. Saya tetap PDI-P," tegasnya.

Lebih lanjut Rudy menceritakan tidak punya misi apapun saat menjabat Plt Ketua DPD PDI-P Jateng, selain mengembalikan marwah partai dan ajaran Bung Karno.

"Tidak ada masalah. Saya pernah jadi Plt kemarin saya tidak punya misi apapun dan tidak punya ambisi calon DPR RI, DPRD Provinsi maupun di eksekutif tidak. Saya hanya ingin mengembalikan marwah partai dengan ajaran-ajaran Bung Karno," katanya.

(TribunTrends/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.