Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Morowali, Muh Syahrul Amin, mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) saat hendak menuju lokasi kebakaran di Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Rabu (14/1/2026), dan mengakibatkan satu unit mobil Damkar terbalik.
Hal itu disampaikan Muh Syahrul Amin saat diwawancarai TribunPalu.com di RSUD Morowali, usai melakukan pengecekan terhadap kondisi anggota Damkar yang mengalami luka akibat kecelakaan tersebut, Rabu (14/1/2026).
Muh Syahrul Amin menjelaskan, peristiwa bermula saat pihaknya menerima laporan kebakaran atau kode A-65 di Kelurahan Matano sekitar pukul 11.15 Wita.
“Setelah anggota di Mako Damkar menerima laporan kebakaran di Kelurahan Matano, kami langsung menyiapkan armada untuk menuju lokasi kejadian,” ujar Syahrul Amin.
Baca juga: Sinergi TNI AL, Pemda dan PT IMIP, Kodaeral VI Gelar Bakti Kesehatan untuk Warga Bahodopi
Ia menyebutkan, Damkar Morowali mengerahkan lima unit armada, terdiri dari dua unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan tiga unit mobil tangki berkapasitas 3.000 liter.
Namun, dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran, satu unit mobil Damkar berkapasitas 3.000 liter yang dikemudikan petugas bernama Zainuddin mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi, Desa Ipi.
Berdasarkan keterangan pengemudi, kecelakaan terjadi saat iring-iringan mobil Damkar melaju dengan kecepatan tinggi karena dalam kondisi darurat.
“Pengemudi melihat ada kendaraan yang hendak melintas. Karena kondisi darurat dan kecepatan kendaraan, pengemudi berusaha menghindar ke arah kanan, namun kecelakaan tidak dapat dihindari hingga mobil terbalik,” jelasnya.
Baca juga: Samuel Yansen Pongi Nahkodai Paskah Nasional 2026 di Sigi, Gubernur Sulteng Beri Dukungan Penuh
Akibat kejadian tersebut, satu anggota Damkar bernama Ardiansyah mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Morowali.
“Korban mengalami luka lecet di tangan kanan. Alhamdulillah tidak ada patah tulang maupun cedera kepala,” kata Syahrul Amin.
Ia juga memastikan, dalam satu unit mobil Damkar tersebut terdapat empat personel.
Sementara armada Damkar lainnya tetap melanjutkan tugas pemadaman kebakaran di Kelurahan Matano.
“Saya selaku Kasat PolPP dan damkar, juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut” tutupnya. (*)