Siap Hadapi Ramadan dan Idul Fitri, Stok Beras Bulog OKU Aman hingga Mei 2026
January 14, 2026 04:45 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA – Stok beras di gudang Perum Bulog Cabang Ogan Komering Ulu (OKU) dipastikan aman hingga Mei 2026.

Beras tersebut tersimpan di empat gudang Bulog yang berada di Jatimulyo, BK 11, BK 6, dan Martapura, seluruhnya berlokasi di wilayah Kabupaten OKU Timur.

Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog OKU, Jerry Darma Putra mengatakan, ketersediaan beras saat ini mencukupi hingga akhir Mei mendatang, termasuk untuk kebutuhan bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Hingga bulan Mei 2026 stok beras Kabupaten OKU aman. Untuk menyambut bulan puasa Ramadan sampai Idulfitri, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Jerry saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2026).

Jerry menjelaskan, pada Februari 2026 wilayah OKU akan memasuki musim panen raya. Pada momen tersebut, Bulog OKU akan melakukan penyerapan gabah petani dengan menggandeng mitra penggilingan padi di daerah sentra produksi.

“Saat panen nanti, kami akan melakukan penyerapan gabah semaksimal mungkin agar petani bisa menikmati harga yang baik,” katanya.

Terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Jerry menyebut pihaknya masih menunggu penetapan resmi dari pemerintah pusat. Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 lalu HPP gabah kering panen ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Kami masih menunggu penetapan HPP terbaru. Namun, Bulog OKU sudah melakukan kontrak dengan mitra-mitra di wilayah penghasil beras, khususnya di OKU Timur,” jelasnya.

Baca juga: Jelang Tahun Baru 2026, Bulog Pastikan Harga dan Stok Pangan di Palembang Stabil

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Bulog Sumsel Babel Pastikan Stok Beras Aman, Tersedia 83 Ribu Ton

Meski wilayah Belitang sempat dilanda banjir, Jerry optimistis kondisi tersebut tidak akan memengaruhi serapan beras secara signifikan.

“Walaupun Belitang terdampak banjir, kami optimis serapan beras tetap berjalan dan tidak terlalu terpengaruh,” ungkapnya.

Selain menjaga stok komersial, Bulog OKU juga telah menyiapkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton untuk kebutuhan tanggap darurat bencana, khususnya bagi warga terdampak banjir di Belitang.

“Kami sudah menyiapkan CBP sebanyak 100 ton. Jika dibutuhkan, beras ini bisa segera disalurkan untuk warga terdampak bencana. Namun sejauh ini belum ada pengajuan,” ujar Jerry.

Ia menambahkan, penyaluran CBP dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial setempat yang bertugas mendata penerima bantuan sesuai kriteria tanggap darurat.

“Bulog sebagai pengelola CBP akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Mereka yang menentukan basis penerima bantuan dan syaratnya,” jelasnya.

CBP sendiri merupakan beras milik Pemerintah Pusat yang pengadaannya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai Cadangan Beras Nasional dan dikelola oleh Perum Bulog.

 

 

Ikuti dan Bergabung dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.