TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU- Pemkab Malinau saat ini sedang melakukan proses persiapan agenda tahunan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara.
Meski pelaksanaan akan dimulai pada akhir Februari 2026 mendatang, pembentukan kepanitiaan Safari Ramadan dilakukan lebih awal guna memastikan teknis kunjungan berjalan maksimal.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Malinau, Kamran Daik menjelaskan langkah ini diambil menyusul arahan Wakil Bupati untuk memulai persiapan dini.
Menurut Kamran Daik, koordinasi awal sangat penting mengingat luasnya jangkauan wilayah yang akan dikunjungi tim safari nantinya.
Baca juga: Safari Ramadan Berakhir di Rujab Wabup Malinau Hari Ini, 13 Rute Tuntas
"Kalau dikunjungi semua tidak mungkin, jadi kita bergantian," ujar Kamran Daik, Rabu (14/1/2026).
Data terkini, hingga saat ini tercatat ada 41 Masjid yang terdata di wilayah Kabupaten Malinau.
Panitia nantinya tidak akan mendatangi seluruh lokasi secara bersamaan, melainkan bergilir dan kolektif agar jangkauan syiar lebih merata ke tiap kecamatan.
"Seperti tahun lalu, yang sudah dikunjungi mungkin tidak lagi, kita masuk ke yang belum dikunjungi," katanya.
Sebagaimana rutin, empat masjid besar di wilayah perkotaan masuk list wajib pelaksanaan safari setiap tahunnya.
Baca juga: Tak Cuma Bukber, Wabup Malinau Kaltara Jadikan Safari Ramadan Momen Jaring Usulan Warga
Di antaranya Masjid Wasyatul Islam, Masjid Agung, dan Masjid Annur di Malinau Kota, serta Masjid At-Taqwa di Malinau Utara.
"Jadi ini masih persiapan awal, nantinya akan kita rapatkan lagi beberapa hal penting seperti titik lokasinya. Hasilnya nanti akan dilaporkan kembali kepada Wakil Bupati Malinau pada Senin ini," katanya.
(*)
Penulis: Mohammad Supri