TRIBUNMANADO.CO.ID - PMI Pusat memgambil alih sementara operasional dan layanan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Sulawesi Utara.
Seiring dengan proses takeover pada 13 Januari, PMI Pusat pun menghidupkan lagi pelayanan darah dan donor darah UTD PMI Sulawesi Utara pada hari itu juga.
Pantauan Tribunmanado.co.id, Rabu 14 Januari 2026, pelayanan darah di UTD Provinsi Sulawesi Utara berjalan seperti biasa.
Termasuk memberikan layanan donor darah maupun pemeriksaan golongan darah.
Petugas di UTD PMI Sulawesi Utara mengatakan, saat ini pelayanan belum 24 jam seperti biasa.
"Pelayanan darah hanya selama jam kantor. Pukul delapan pagi hingga empat sore," katanya lagi.
Terkait itu, berdasarkan penelusuran Tribunmanado.co.id, PMI Pusat telah menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UTD PMI Sulawesi Utara.
PMI Pusat mempercayakan tanggungjawab itu kepada dr Agusteivie Telew MKes AIFO.
Sumber menyebut, penetapan Telew yang notabebe pernah menjadi Kepala UTD PMI Sulawesi Utara menunggu SK Ketua PMI, Jusuf Kalla.
Telew sendiri ketika dikonfirmasi Tribunmanado.co.id tak menampik. Katanya permintaan menjadi pelaksana tugas diterima demi kemanusiaan.
"Kami menunggu SK-nya. Masih menunggu SK dari Ketum yang masih berada di Aceh," kata Dokter Agusteivie.
UTD PMI Sulawesi Utara yang berada di Jalan RW Mongisidi, Malalayang Manado kembali melayani permintaan darah pasien maupun kegiatan donor darah masyarakat.
Sebelumnya, pelayanan darah dihentikan per 7 Januari karena sebagian petugas teknis di UTD PMI Sulawesi Utara belum memiliki Surat Izin Praktik (SIP).
Sebagian lagi SIP-nya belum diperpanjang.
Pelayanan darah dilaksanakan oleh petugas teknis dari UTD PMI Minahasa Utara dan UTD PMI Tomohon.
"Pelayanan hari ini belum 24 jam. Sementara dari jam delapan sampai jam empat sore," kata salah seorang petugas.
Terkait itu, penelusuran Tribunmanado.co.id, dibukanya kembali pelayanan atas instruksi PMI Pusat.
Menyusul pertemuan virtual yang dipimpin Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah (UDD) PMI Pusat dr. Linda Lukitari Waseso.
PMI Pusat "takeover" mengambil alih sementara UTD PMI Sulawesi Utara dengan tujuan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Sambil jalan, petugas teknis PMI Sulawesi Utara menyelesaikan pengurusan dan perpanjangan SIP.
Terkait itu juga, PMI Pusat sedang mempersiapkan agar pelayanan UTD PMI Sulut berkesinambungan.
"Dari informasi yang kami peroleh, PMI Pusat sementara menyiapkan Pelaksana Tugas Kepala UTD," kata sumber di internal PMI Sulut.
Kembalinya pelayanan darah UTD PMI Sulut disambut gembira masyarakat.
"Tidak seharusnya pelayanan darah dihentikan. Apapun alasannya. Sebab, pelayanan PMI atas nama kemanusiaan yang lebih utama dari prosedur dan regulasi," kata Alfian, warga Manado.
Sedikitnya ada 16 RS yang bekerja sama, mendapatkan pelayanan darah dari UTD PMI Sulut.
Rumah sakit dimaksud, yakni: