Warga Selagik Datangi Kantor Desa, Desak Transparansi Penggunaan Anggaran
January 14, 2026 06:20 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Ratusan masyarakat Desa Selagik, Kecamatan Terara datangi kantor desa mendesak Sekretaris Desa (Sekdes) mundur dari jabatannya dalam aksi unjuk rasa, Rabu (14/1/2026).

Seorang massa aksi Rozali mengatakan demonstrasi dilakukan warga karena adanya kejanggalan dalam pengelolaan anggaran desa.

"Pemdes menutup semua informasi tentang desa. Tidak ada keterbukaan informasi semua ditutup-tutupi," terang Rozali pada Rabu (14/1/2026).

Dia mengungkap tidak adanya papan informasi atau baliho informasi dana desa (DD), Anggran Dana Desa (ADD), PADes,  serta kegiatan desa. 

Massa aksi menduga penggunaan dana desa tahun anggaran 2025 tidak wajar. 

Baca juga: Bupati Haerul Warisin Dukung Masyarakat Gelar Aksi Demo Tuntut Transparansi Desa

Termasuk anggaran dana desa dialokasikan ke luar desa. Padahal masyarakat Selagik masih sangat membutuhkan.

"Bisa-bisanya dana desa disumbang ke luar desa untuk pembelian semen. Sementara banyak masyarakat yang lebih butuh di Desa Selagik," jelasnya.

Koordinator aksi Oka Anggara meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap Sekdes dan mengaudit penggunaan dana Desa Selagik.

"Kami juga meminta supaya semua perangkat desa dievaluasi. Mulai dari perangkat desa, Kader hingga karang taruna. Dan Sekdes harus dipecat atau mundur dari jabatannya," katanya.

Dia mengungkap Dana Desa Selagik digunakan untuk membeli 50 zak semen untuk pembangunan musala dan TPQ di Luar Desa Selagik. 

Tidak pernah ada papan informasi dana desa dan penggunaannya yang dipajang di Kantor Desa Selagik sehingga penggunaan dana desa terkesan ditutupi.

"Tidak pernah ada selama ini papan informasi Penggunaan dana desa. Apalagi papan pembangunan fisik. Tidak ada transparansi dari desa," tutupnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.