TRIBUNPALU.COM - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah menyiapkan program Rumah Susun (Rusun) Subsidi.
Ada lima kota yang disiapkan untuk pembangunan Rumah Susun Subsidi itu, dua di antaranya di Pulau Sulawesi.
Yaitu Jakarta, Makassar, Medan, Surabaya, dan Manado.
Berdasarkan usulan pengembang kepada Menteri PKP Maruarar Sirait, luas unit di Rusun Subsidi berada pada rentang 21 hingga 45 meter persegi.
Menurut pengembang, rentang luas tersebut sesuai dengan standar hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Baca juga: Prabowo Komitmen Renovasi 300 Ribu Sekolah dalam 4 Tahun
Skema pembiayaan diusulkan tetap terjangkau, dengan suku bunga 5 persen untuk hunian berukuran 21–36 meter persegi.
Sementara suku bunga utnuk luas bangunan di atas 36 hingga 45 meter persegi berkisar di 7 persen.
Tenor maksimal 30 tahun, dan subsidi berlaku selama 20 tahun.
"Dalam menyusun kebijakan perumahan, kami selalu mempertimbangkan kepentingan rakyat, kepentingan negara, dan keberlangsungan dunia usaha," kata Menteri PKP Maruarar Sirait dari siaran pers Rabu (14/1/2026).
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menjelaskan, program Rusun Subsidi digodok karena berkaitan dengan tantangan penyediaan hunian di kawasan perkotaan.
Dia bilang, pertumbuhan penduduk semakin terpusat di kota, tetapi harga lahan justru terus naik, sehingga membuat MBR sulit mengakses rumah tapak.
"Kondisi ini menjadikan rusun bersubsidi sebagai alternatif hunian yang penting dan strategis," kata Sri.(*)