TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Polisi masih memberikan pendapingan trauma healing kepada keluarga Alvaro Kiano Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang diculik dan dihabisi ayah tirinya, Alex Iskandar.
Trauma healing itu diberikan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan.
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan, pendampingan trauma healing serta bantuan sosial tetap diberikan secara berkesinambungan.
"Meski telah 40 hari berlalu sejak pemakaman almarhum Alvaro, perhatian dan kepedulian kami tidak berhenti. Kami ingin memastikan keluarga tetap mendapatkan dukungan, baik secara moril maupun psikologis, agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih tenang," kata Seala, Rabu (14/1/2026).
Selain trauma healing, polisi juga menyalurkan bantuan sebagai bentuk empati dan solidaritas.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi penguat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Jakarta Selatan.
Seala juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga almarhum serta warga sekitar yang dinilai telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan selama masa duka.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan warga yang terus saling mendukung. Sinergi dan kepedulian seperti inilah yang menjadi kekuatan kita bersama dalam menghadapi situasi sulit," ujar dia.