Banjir Bengawan Jero di Lamongan Makin Parah, Ganggu Mobilitas Warga Dan KBM Di Jalan Provinsi
January 14, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN  - Banjir akibat luapan Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan belum menunjukkan tanda-tanda surut, malah kian meluas, Rabu (14/1/2026). 

Kali ini banjir tidak hanya merendam permukiman dan kawasan sawah tambak di lima kecamatan, namun juga menggenangi ruas jalan raya provinsi Karanggeneng - Sumlaran.

Salah satu ruas jalan raya yang terendam banjir itu adalah ruas jalandi Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng sepanjang sekitar  500 meter, tepatnya di depan Ponpes Matholiul Anwar.

Salah seorang warga, Safari Ranu Wijaya mengatakan, banjir yang menggenang di ruas jalan sudah setinggi lebih kurang 30-40 centimeter, bahkan ada yang sampai 60 centimeter. 

Banjir yang terjadi di ruas jalan provinsi antara Kecamatan Sukodadi dengan Kecamatan Paciran ini sudah terjadi beberapa hari terakhir akibat luapan Bengawan Jero. "Kalau jalan ini tergenang sudah hampir lima hari," tambahnya. 

Ganggu Kegiatan Belajar

Banjir yang terjadi tepat di depan Ponpes Matholiul Anwar juga membuat santri dan pelajar rela basah-basahan karena genangan terjadi tepat di depan pondok. 

Para santri dan pelajar harus menyingsingkan pakaian mereka agar tidak terkena air saat tiba di area ponpes.

Meski area pesantren tidak sampai tergenang, para santri akhirnya sibuk membantu pengendara yang melintas dan memperbaiki motor yang mogok karena terkena genangan air.

Banyak santri menjadi relawan untuk mengarahkan kendaraan agar bisa melintas di jalur yang tergenang. 

Sementara pengasuh Ponpes Matholiul Anwar, KH Saifullah Abid membenarkan bahwa ruas jalan raya di depan pondoknya tergenang banjir luapan Bengawan Jero. 

Banjir tersebut juga mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di pondok. "Kegiatan belajar mengajar juga terganggu, terutama siswa yang dari Bengawan Jero," ungkap Gus Abid.

Untuk mengatasi banjir yang belum surut dan kegiatan belajar mengajar di pondok tetap berlangsung, pihaknya berkoordinasi dengan santri dan siswa serta orangtua santri untuk menjemput di titik yang sudah ditentukan. *****

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.