164 Perempuan di Banjarmasin Jadi Korban Kekerasan, Paling Banyak Kasus Kekerasan Psikis
January 14, 2026 11:46 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Banjarmasin kian meresahkan, tampak dari meningkatnya kasus selama 2025.

Sebanyak 164 perempuan, terdiri dari anak-anak dan dewasa tercatat menjadi korban kekerasan.
Kasus kekerasan yang dialami beragam, mulai dari kasus psikis, fisik, hingga seksual. 

Sebagaimana sempat viral beberapa waktu lalu, sejumlah kasus rudapaksa yang dilakukan orangtua kandung, angkat dan tiri.

Dikutip dari data terbaru Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), dari 164 korban, 63 di antaranya masih anak-anak, sedangkan 101 adalah perempuan dewasa. Sementara itu, korban anak laki-laki berjumlah 52 orang.

"Total selama 2025 yang ditangani UPTD PPA sebanyak 216, naik dari tahun sebelumnya 180, dan dua tahun lalu 128 kasus," papar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, M Ramadhan, Rabu (14/1/2026).

Baca juga: Kelola 7 SPPG, Polda Kalsel Awal 2026 Layani Belasan Ribu Penerima MBG

Meningkatnya kasus laporan kekerasan sepanjang 2025, karena dari pihak korban berani speak up, atau mengungkap kekerasan yang dialami.

Laporan kasus kekerasan biasanya dilaporkan oleh warga sekitar yang menjadi saksi, dan dari pihak keluarga korban.

"Kepercayaan kepada UPTD PPA meningkat, penyelesaian masalah terhadap kekerasan perempuan dan anak, terutama dalam hal untuk merehabilitasi korban, membawa ke ranah hukum, mencegah untuk munculnya korban-korban berikutnya oleh pelaku," ujarnya.

Dibeberkannya, korban-korban kekerasan terus mendapatkan pendampingan hingga sembuh atau bisa beraktivitas normal kembali.

Pendampingan dilakukan secara profesional ditangani oleh psikolog, baik itu psikolog anak, psikolog kesehatan, dan psikolog klinis, kemudian ada tenaga ahli hukum, dan tenaga ahli yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan keluarga. 

Rincian kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan didominasi kekerasan psikis sebanyak 101 kasus, disusul kekerasan fisik 64 kasus, dan 52 kasus kekerasan seksual. (Banjarmasinpost.co.id/mariana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.