2 Metode Pemeriksaan Dokter dan Kesehatan Terhadap Menu MBG di Ciamis
January 14, 2026 10:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Kepolisian Resor (Polres) Ciamis Polda Jawa Barat menunjukkan dukungan nyata terhadap program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan melakukan pemeriksaan langsung terhadap makanan yang akan dibagikan kepada siswa, ibu hamil, dan balita di Kabupaten Ciamis.

Pemeriksaan keamanan pangan atau foodsafety tersebut dilakukan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Ciamis di SPPG Dapur Sehat Kemala Polres Ciamis, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 15, Sindangrasa, Ciamis, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Ciamis, Bripka Firman Sahrul Asih, bersama tim kesehatan Dokkes dan personel Polres Ciamis. 

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan makanan yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat benar-benar layak konsumsi dan bebas dari bahan berbahaya.

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah mengatakan, keterlibatan Polri dalam program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk komitmen institusinya dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya yang menyasar peningkatan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda.

Baca juga: Bappeda Ciamis Jadi Bapperida Mulai 1 Januari 2026, Pembangunan Kini Berbasis Riset dan Inovasi

“Kami terlibat langsung di setiap SPPG di Kabupaten Ciamis untuk memastikan makanan yang akan dibagikan kepada anak-anak, ibu hamil, dan balita benar-benar aman dan bergizi. Ini bagian dari upaya meminimalisir risiko dan memastikan program berjalan optimal,” kata Hidayatullah.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menekan angka masalah gizi, sehingga seluruh pihak harus ikut memastikan kualitas pelaksanaannya.

Sementara itu, Kasi Dokkes Polres Ciamis, Bripka Firman Sahrul Asih menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dengan dua metode, yakni organoleptik dan kimia. 

Metode organoleptik dilakukan dengan mengamati warna, aroma, rasa, dan tekstur makanan, sementara metode kimia digunakan untuk mendeteksi kandungan zat berbahaya.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh menu di SPPG Dapur Sehat Kemala layak dikonsumsi. Baik dari sisi tampilan, aroma, maupun rasa memenuhi standar. Dari pemeriksaan kimia juga tidak ditemukan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, sianida, nitrit, methanil yellow, Rhodamine B, maupun arsen,” ujarnya.

Firman menegaskan, pemeriksaan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menjamin keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Ciamis.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap makanan yang diterima anak-anak dan ibu hamil benar-benar aman dan sehat, sehingga tujuan program ini untuk meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat bisa tercapai,” katanya.

Dengan pengawasan ketat dari Dokkes Polres Ciamis, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Ciamis dapat berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.