TRIBUNBANYUMAS.COM,PURWOKERTO- Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas mengungkapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Lokawisata Baturraden mencapai Rp 6.315.701.000 atau Rp 6,3 miliar, pada 2025.
Pendapatan tersebut tidak memenuhi dari target PAD 2025 yang ditetapkan sekira Rp 6,5 miliar.
Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Banyumas, Bahrudin mengatakan, PAD dari Lokawisata Baturraden mengalami penurunan tapi tidak signifikan.
Kurang sedikit untuk memenuhi target PAD 2025.
Target PAD dari Lokawisata Baturraden di tahun 2025 yaitu sekira Rp 6,5 miliar, sedangkan yang terealisasi sekira Rp 6,3 miliar.
Baca juga: BREAKING NEWS - Evakuasi Jasad Syafiq Ali Dilakukan Pagi Ini, Tim SAR Minta Doa Cuaca Cerah
"Jadi untuk kunjungan wisata itu setelah di dalam Baturraden banyak pilihan, memang mengalami penurunan, tapi tidak banyak," katanya kepada tribunbanyumas.com, Rabu (14/1/2026).
Bahrudin mengaku, optimis dengan perolehan PAD di tahun ini dan mendatang dari Lokawisata Baturraden.
Sebab, saat ini Lokawisata Baturraden sudah dikelola oleh Dinporabudpar, tidak lagi oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Pengelolaan sepenuhnya oleh Dinporabudpar itu berlangsung, per September 2025.
"Lokawisata Baturraden sudah dikelola di sini (red, Dinporabudpar). Dalam rangka pengamanan PAD. Jadi PAD bisa masuk ke kas daerah secara utuh," ungkapnya.
Terkait langkah-langkah peningkatan PAD, pihaknya akan melakukan kajian dengan mengundang konsultan. (fba)