Jakarta (ANTARA) - Pengiriman bantuan sejumlah alat berat TNI Angkatan Darat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sudah sampai di Pelabuhan Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (13/1).

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, dijelaskan alat berat tersebut dikirim untuk digunakan dalam pemulihan infrastruktur wilayah Aceh yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor.

"Kedatangan bantuan ini merupakan wujud respons cepat pemerintah pusat dalam mendukung upaya tanggap darurat, pemulihan infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak bencana," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi.

Donny menjelaskan bantuan tersebut diangkut menggunakan Kapal ADRI LIII dan disambut langsung Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.

Alat-alat yang dikirim ADRI itu meliputi delapan unit kendaraan reverse osmosis pengolahan air bersih, tiga unit ekskavator standar, dua unit ekskavator long arm, serta tiga unit buldoser.

Setelah sampai di pelabuhan, TNI AD langsung mendistribusikan alat-alat tersebut ke lokasi bencana agar bisa digunakan untuk kebutuhan pemulihan infrastruktur.

"Seluruh alat dan kendaraan tersebut disiapkan untuk mendukung pembersihan material pascabencana, pembukaan akses wilayah, normalisasi sungai, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat," jelas Donny.

Dalam siaran pers resmi TNI AD, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo mengatakan pihaknya akan memaksimalkan penggunaan alat tersebut untuk pemulihan wilayah pascabencana.

"Alat berat dan kendaraan operasional ini akan segera dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung percepatan evakuasi, pembukaan akses wilayah, serta pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum," jelas Pangdam.