Baznas RI juga melakukan pemipaan air bersih di Dusun 3 Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinang Sore, Kabupaten Tapanuli Tengah
Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan air bersih hingga 186.000 liter bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, untuk atasi krisis kebutuhan dasar pascabencana.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas Baznas dalam penanganan situasi tanggap darurat bencana.
"Dalam kondisi darurat, akses terhadap air bersih sering terputus, padahal air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar untuk menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup para penyintas," kata Saidah.
Saidah menambahkan, ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian masyarakat terdampak bencana.
"Baznas memandang pemenuhan air bersih sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, intervensi ini kami lakukan secepat mungkin sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, Saidah menyampaikan, Baznas RI juga melakukan pemipaan air bersih di Dusun 3 Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinang Sore, Kabupaten Tapanuli Tengah.
"Tidak hanya itu, kami (Baznas) turut melakukan perbaikan sumur bor dan mesin air di tiga kecamatan di wilayah Tapanuli Tengah untuk mengoptimalkan kembali sumber air yang sebelumnya tidak dapat dimanfaatkan akibat kerusakan," ucapnya.
Ia berharap perbaikan sarana air bersih ini dapat dimanfaatkan tidak hanya dalam masa tanggap darurat, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Saidah menegaskan seluruh bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki yang dikelola Baznas RI dan disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan.
Ia menambahkan Baznas RI akan terus memantau kebutuhan lanjutan masyarakat di wilayah terdampak sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam mendampingi warga sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan pascabencana.
"Baznas ada untuk Sumatera. Melalui dukungan para muzaki serta sinergi dengan berbagai pihak, Baznas berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih hingga proses pemulihan pascabencana," tutur Saidah Sakwan.







