BANJARMASINPOST.CO.ID - Persipura Jayapura berpeluang melengserkan Barito Putera dari puncak klasemen sementara Grup 2/Grup Timur Liga 2 Championship 2025-2026.
Kans itu terbuka saat tim berjulukan Mutiara Hitam menyambangi markas Barito Putera pada laga pekan ke-16, Sabtu sore 17 Januari 2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel).
Baca juga: Tiket Laga Barito Putera Vs Persipura Jayapura Ludes Dalam Sekejap, Padahal Disiarkan Live SinPo TV
Untuk mewujudkan itu, Persipura yang performanya terus menanjak sejak ditangani pelatih Rahmad Darmawan (RD) per Oktober 2025, perlu penuhi syarat berikut.
Saat ini, Persipura berada di posisi ke-3 klasemen sementara Liga 2 Championship 2025-2026 Grup 2 atau Grup Timur.
Boaz Solossa Cs kumpulkan 32 poin dari 16 pertandingan. Mereka tertinggal 3 angka dari Barito Putera.
Andai pada laga akhir pekan ini Persipura menang, walaupun hanya 1-0, maka mereka kudeta
takhta Barito Putera.
Poin kedua tim memang sama, yakni 35, tapi Persipura unggul secara head to head.
Pada pertemuan pertama di Stadion Lukas Enembe, Papua, 25 Oktober 2025, Persipura menang 1-0 berkat gol Febrianto Uopmabin pada menit kelima.
Selain harus menang atas tuan rumah Barito Putera, Persipura Jayapura juga bergantung pada hasil laga tim lain.
Partai itu adalah PSS Sleman vs Persela Lamongan yang dijadwalkan digelar pada Minggu sore 18 Januari 2026.
PSS Sleman lebih diunggulkan karena bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Maguwoharjo.
Tapi, Persela yang kini ditangani pelatih Bima Sakti sedang dalam tren positif.
Laskar Joko Tingkir menang 1-0 atas Persiba Balikpapan dan menahan seri 0-0 Barito Putera.
Di samping itu, pada pertemuan leg 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu 25 Oktober 2025, Persela sukses melibas PSS dengan skor 2-1
Gol Jhon Mena menit ke-59 dibalas PSS melalui Gustavo Tocantins menit ke-67.
Sadewa tampil jadi pahlawan kemenangan Persele lewat gol pada menit ke-90.
Selain faktor teknis, Persipura Jayapura diuntungkan karena punya dua mantan orang dalam (ordal) Barito Putera.
Diketahui, Rahmad Darmawan (RD) pernah tangani skuat berjulukan Laskar Antasari dalam dua periode.
Pertama di akhir musim kompetisi Liga 1 2021-2022 dan berhasil selamatkan tim dari degradasi.
Dia kembali latih tim asal Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu pada Februari 2023.
Tapi pada musim 2024-2025 manajemen Barito Putera melepas RD hingga akhirnya degradasi ke Liga 2.
Ordal kedua adalah Alexandro Felik Kamuru yang baru dilepas Barito Putera beberapa waktu.
Setelah tak pernah sekali pun diturunkan pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra alias Teco, Alex yang berposisi sebagai bek sayap kiri menyeberang ke Persipura.
Kedua orang ini tahu banyak tentang Barito Putera, termasuk kelemahan tim yang identik dengan jersey kuning itu.
(Banjarmasinpost.co.id/mulyadi danu saputra)