GMPB Gelar Aksi, Minta Dittipidsiber Bareskrim Polri Tindak Akun Fake Donokasino Dono Dono
January 15, 2026 12:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Puluhan orang yang mengatasnamakan dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Bersatu (GMPB) berdemo di depan Kantor Bupati Aceh Tenggara, Desa Kutacane Lama, Kecamatan Babussalam, kabupaten setempat, Rabu (14/1/2026).

Dalam unjukrasa, pendemo minta Tim Siber Polda Aceh dan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri untuk mengusut tuntas para aktor dan pemain akun fake Donokasino Dono Dono.

Menurut GMPB akun ini sudah cukup meresahkan masyarakat dan menimbulkan gangguan Kamtibmas ditengah masyarakat.

Satu diantara peserta aksi, Sabaruddin menyampaikan akun Facebook Donokasino Dono Dono ini, setiap beredar di media sosial berisi kritikan tentang Pemerintahan pejabat di Aceh Tenggara, propoganda, fitnah dan ujaran kebencian SARA.

Beberapa orang juga sudah melaporkan akun fake Donokasino Dono Dono ke Polres Aceh Tenggara.

Namun, kasus laporan tersebut hingga saat ini masih mangkrak di Polres Aceh Tenggara.

Sehingga akun fake Donokasino Dono Dono ini semakin beringas atau menjadi-jadi untuk menyebarkan fitnah, provokatif ditengah masyarakat Aceh Tenggara. 

"Akun fake atau akan palsu bermunculan di medsos ketika ada kritikan terhadap pejabat di pemerintahan di Aceh Tenggara. 

Dan, ketika elemen mahasiswa akan berdemo, akun fake Donokasino Dono Dono langsung menyebarkan fitnah dan ini sudah cukup meresahkan di Aceh Tenggara.

Ini harus diberantas hingga tuntas oleh Tim Siber Polda Aceh dan Dittipidsiber Bareskrim Polri," ujar Sabaruddin saat berorasi diatas mobil Pickup saat berdemo di Kantor Bupati Aceh Tenggara.

Harus Secepatnya Diungkap ke Publik

Sementara itu di lokasi terpisah, Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah berharap Tim Siber ini dapat bekerja serius menangani akun fake Donokasino Dono Dono.

 Ini tentunya diawali dari beberapa laporan masyarakat di Polres Aceh Tenggara.

"Akun Facebook Donokasino Dono Dono ini harus secepatnya diungkapkan ke publik.

Kita yakin dan percaya ini bisa dituntaskan oleh Tim Siber Polda Aceh bekerjasama dengan Siber Bareskrim Polri, karena Polri memiliki alat yang canggih.

Dan, perlu juga dibantu dukungan dari penyelidikan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," demikian Dahrinsyah. (*)

Baca juga: Soal Anggaran Bencana Banpres Rp 4 Miliar, Begini Penjelasan Kepala BPKD Aceh Tenggara

Baca juga: GMPB Peduli Bencana Demo di Depan Kantor Bupati Aceh Tenggara, Desak Audit Dana Bencana Rp 4 Miliar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.