Puskesmas 24 Jam Kini Hadir di Kota Bandung, 2 Sudah Mulai Beroperasi dan 5 Bakal Menyusul
January 15, 2026 05:28 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puskesmas 24 jam kini hadir di Kota Bandung untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan primer bagi seluruh warga karena bisa terintegrasi antara layanan kesehatan dengan administrasi kependudukan.

Warga yang melahirkan di puskesmas kini langsung mendapatkan dokumen kependudukan secara otomatis, mulai dari akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pembaruan Kartu Keluarga.

Pada tahap awal, dua puskesmas langsung beroperasi penuh selama 24 jam, yakni Puskesmas Ibrahim Adjie dan Puskesmas Garuda. Kemudian, nantinya akan diperluas ke lima lokasi lainnya.

Baca juga: Bertahun-tahun Tempuh 11 KM Demi Berobat, Warga Ciengang Sukabumi Segera Punya Puskesmas Dekat Rumah

"Keberadaan puskesmas yang beroperasi penuh selama 24 jam bukan sekadar pemenuhan janji kampanye, melainkan kebutuhan mendesak kota besar seperti Bandung," ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kamis (15/1/2026)

Farhan mengatakan, kehadiran puskesmas 24 jam diharapkan dapat menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak harus langsung menuju rumah sakit ketika terjadi kondisi darurat.

"Layanan kesehatan adalah bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi pemerintah daerah. Dan standar itu dari waktu ke waktu harus semakin tinggi," katanya.

Kehadiran puskesmas 24 jam ini, kata dia, dinilai sangat strategis sebagai layanan dasar yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah dengan kerentanan kesehatan tinggi.

"Puskesmas 24 jam ini adalah bagian dari penyelesaian masalah mendasar. Kita selesaikan dulu ‘skin care’-nya sebelum make up dan lipstik," ucap Farhan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam mengatakan, puskesmas 24 jam merupakan bentuk komitmen Dinkes dalam memperluas pelayanan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Hari ini kita launching secara luring di Puskesmas Ibrahim Adjie dan secara daring dari Puskesmas Garuda. Selanjutnya, Insya Allah akan menyusul lima puskesmas lainnya," kata Sony.

Baca juga: Jumlah PPKS di Kota Bandung Mencapai 2.003 Orang Pada 2025, Tahun Sebelumnya Hanya Ratusan

Lima puskesmas yang direncanakan menyusul adalah Puskesmas Pagarsih, Kopo, Padasuka, Cipadung, dan Cipamokolan. Model layanan yang diterapkan pada tahap awal akan menjadi prototipe yang direplikasi di lokasi-lokasi tersebut.

"Kalau Puskesmas Ibrahim Adjie telah menjalin kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sehingga seluruh proses administrasi bagi ibu melahirkan dapat langsung dilayani di tempat," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.