Program Trauma Healing Sasar Siswa SDN Sungsum, Berlanjut ke 9 Sekolah Terdampak Bencana di Balangan
January 15, 2026 05:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Lebih dua pekan berlalu pasca banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan masih menyisakan kerusakan benda-benda dari bangunan yang terdampak.

Bukan hanya rumah warga, sejumlah sekolah turut terdampak, akibatnya perabotan sekolah, mulai dari meja, lemari hingga buku-buku perpustakaan dan peralatan elektronik rusak.

Di SDN Sungsum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, banyak buku-buku dan peralatan yang tak lagi bisa digunakan pasca banjir. Sementara ruangan yang sempat penuh lumpur sudah dibersihkan dan siswa kembali bisa belajar secara normal.

Di tengah suasana dampak banjir yang masih terasa, para siswa ini mendapat penanganan secara psikologis dari BPBD Kabupaten Balangan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa  (DPPPAPPKBPMD) Kabupaten Balangan melalui program trauma healing, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS: Tolak Pilkada Lewat DPRD, BEM Kalsel Mulai Padati Rumah Banjar

Baca juga: BREAKING NEWS- Jalan Bypass Amuntai HSU Rusak Parah, Pengendara Harus Bergantian Melintas

Sejumlah psikolog dihadirkan ke sekolah untuk mengajak para siswa bermain sembari belajar dan memulihkan senyum mereka serta melupakan kondisi bencana yang sempat melanda.

Beberapa ruang kelas difungsikan dan para siswa dibagi untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan rangkaian permainan dan menggambar serta mewarnai.

Disampaikan oleh Kalak BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi, trauma healing ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dampak bencana yang terjadi di Kabupaten Balangan. 

Pelaksanaan trauma healing tersebut akan menyasar siswa-siswa SD yang terdampak, khususnya di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong.

"Kami sudah menjadwalkan program trauma healing yang menyasar 10 sekolah, sembilan di antaranya di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan satu sekolah di Desa Binuang Santang, Kecamatan Halong," ujar Rahmi.

Kegiatan ini lanjutnya juga didukung dengan kehadiran psikolog dari Pemkab Balangan dan Provinsi Kalsel serta adanya bantuan sosial dari Bank Kalsel. Kemudian untuk kebutuhan mendasar, khususnya seragam sekolah akan dicover oleh Disdikbud Kabupaten Balangan.

Rahmi pun berharap melalui program penanganan mental para siswa terdampak bencana ini, anak-anak kembali bersemangat dalam proses belajar.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.