Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan Jakarta tidak hanya ditentukan infrastruktur yang memadai, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang kompeten.

“Pembangunan sejati tidak dimulai dari beton dan baja semata, melainkan dari karakter manusia yang mengelolanya,” kata dia saat membuka Pelatihan Dasar bagi 2.519 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis.

Dia mengajak para CPNS mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi Jakarta yang modern serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Dari sinilah kita membangun birokrasi Jakarta yang modern dan dipercaya masyarakat,” kata dia.

Rano lalu menyampaikan birokrasi Jakarta saat ini dihuni oleh berbagai generasi dengan latar belakang yang beragam.

Keberagaman tersebut, kata dia, harus menjadi kekuatan melalui budaya kerja yang saling menghargai, kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan.

Rano juga mengingatkan bahwa menjadi ASN bukan sekadar profesi, melainkan jalan pengabdian.

“ASN bukan hanya pekerjaan, tetapi pilihan hidup untuk berdiri di sisi kepentingan publik, bahkan ketika situasi tidak selalu mudah. Dari pelatihan dasar inilah karakter itu dibentuk,” kata dia.

Pelatihan dasar (latsar) ini diikuti CPNS Formasi Tahun 2024 Golongan II dan III yang terbagi ke dalam 63 angkatan.

Latsar dilaksanakan pada Januari hingga September 2026, dengan durasi pembelajaran 647 jam atau setara 74 hari kerja.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.