Kecewanya Suporter Madura United saat Pemain Asing Alami Kecelakaan hingga 2 Kali dalam Sepekan
January 15, 2026 11:22 PM


TRIBUNMADURA.COM, MADURA- Madura United sedang mendapatkan guncangan.
 
Sebab, pemain asingnya mendapatkan kecelakaan hingga 2 kali dalam seminggu.
 
Dilansir dari Kompas.com, dalam sepekan, 2 kali terjadi kecelakaan dialami pemain Madura United membuat suporter kecewa soal keamanan tim andalannya, Kamis (15/1/2026) Informasi yang dihimpun Kompas.com, kecelakaan pertama dialami oleh Jorge Ambrosio Mendonca pada Sabtu (10/1/2026).
 
Pemain asal Brasil itu mengalami kecelakaan di akses jembatan Suramadu saat dalam perjalanan dari Kabupaten Pamekasan menuju Surabaya.
 
Belum genap sepekan, pada Kamis pagi (15/1/2026), 2 pemain diduga kembali terlibat kecelakaan di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kabupaten Bangkalan. Mereka adalah Balotelli dan Riquelme Sousa.

Baca juga: Madura United Tambah Gelandang Asing Brasil Usai Evaluasi Putaran Pertama


Ketua Suporter Oneblood di Pamekasan, Hendra Gunawan menyayangkan terjadinya insiden kecelakaan yang kerap dialami pemain asing Madura United.
 
Ia mempertanyakan perlindungan keamanan bagi pemain asing.


"Kami menyayangkan adanya kecelakaan terhadap pemain Madura United. Bagaimana sebenarnya pihak manajemen mengelolanya," kata Hendra. Pihaknya mengaku kecewa adanya insiden tersebut.
 
Sebab menurutnya, keselamatan pemain sangat penting dan mengakibatkan performa pemain bisa menurun.
 
Dia mengatakan, home base Madura United yang jauh dengan tempat latihan cukup jauh berpotensi terjadinya resiko kecelakaan di jalan.
 
Sementara home base pemain di Surabaya, namun latihannya di Bangkalan. "Kami sih kecewa. Kami berharap keselamatan pemain Madura United harus dijaga. Harus disediakan sopir bagi pemain bukan nyetir kendaraan sendiri," ucapnya.


Ketua Aliansi Suporter Madura, Munadi berharap pemain asing jangan dibiarkan menyetir sendiri. Harus ada sopir pribadi yang mendampingi.


"Untungnya pada kecelakaan yang pertama itu, dia tidak main. Kalau dia main kan rugi setelah kecelakaan," kata Munadi.


Dikatakan, posisi setir kendaraan di luar negeri dengan di Indonesia berbeda. Sehingga harus didampingi sopir yang asli Indonesia.

"Untuk manajemen tolong siapkan lah sopir khusus yang paham di Madura," ujarnya.
 
Media Officer (MO) Madura United Ferdiansyah menolak memberikan keterangan soal perlindungan keamanan pemain asing. "Untuk hal ini saya no comment ya. Dan sepertinya tidak perlu ditulis," katanya melalui pesan singkat WhatsApp.


Namun, dia menyampaikan jika kecelakaan pada Kamis pagi terjadi sebelum berangkat latihan.


"Dan posisinya bukan nabrak tapi ditabrak sama sepeda motor. Sudah selesai secara kekeluargaan," tulisnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.