Jalur Kaliwungu Kendal Masih Terendam Banjir, KA Kertajaya Tertahan 2 Jam di Stasiun Kalibodri
January 16, 2026 01:54 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Belasan kereta api (KA) tertahan terdampak luapan air yang merendam jalur rel di petak jalan Kaliwungu–Kalibodri, Kabupaten Kendal, Kamis (15/1/2026) malam. Ini pun menyebabkan gangguan serius pada perjalanan kereta api. 

Dari data yang diterima Tribunjateng.com hingga pukul 23.00, sedikitnya 14 perjalanan KA dari dua arah masih tertahan dan mengalami keterlambatan hingga lebih dari dua jam.

Pantauan operasional KAI menunjukkan, gangguan paling parah terjadi pada kereta arah hulu atau menuju Jakarta. 

Tercatat sembilan kereta belum dapat melanjutkan perjalanan dan tertahan di sejumlah stasiun.

Baca juga: BREAKING NEWS, 8 KA Berhenti Darurat, Jalur Kaliwungu Kendal Tergenang Air

Baca juga: UPDATE, 14 KA Masih Tertahan Pasca Banjir Kaliwungu Kendal, Petugas Fokus Normalisasi Jalur

• Inilah Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026: Ujian Pertama John Herdman

• Kisah Duka Warga Pati, Antar Jenazah ke Pemakaman Terobos Banjir Gunakan Perahu

Keterlambatan terpanjang dialami KA 254B Kertajaya yang tertahan di Stasiun Kalibodri dengan keterlambatan mencapai 132 menit, disusul KA 186 Blambangan Ekspress yang berhenti di Stasiun Weleri dengan keterlambatan 123 menit.

Sementara itu KA Argo Sindoro (KA 18) juga tertahan di Stasiun Kalibodri dengan keterlambatan 90 menit.

Kereta lainnya seperti KA 2522 Kalimas Kargo di Plabuan terlambat 86 menit, KA 221F Kaligung di Kaliwungu terlambat 105 menit.

Beberapa kereta lain seperti KA 2524 (Cargo) tertahan di Ujungnegoro, KA 246 Majapahit di Pekalongan dengan keterlambatan 48 menit, dan KA 172 Ciremai Ekspress di Pemalang dengan keterlambatan 61 menit.

Gangguan juga berdampak pada kereta arah hilir atau menuju Semarang dan Jawa Timur.

KA 2535A Kalingga Cargo yang berada di Stasiun Semarang Tawang tercatat mengalami keterlambatan paling besar di jalur ini, yakni 115 menit. 

KA 95 Harina di Stasiun Semarang Poncol juga terlambat 85 menit. 

TERTAHAN - Para calon penumpang tertahan di ruang keberangkatan menunggu normalisasi jalur kereta api di Stasiun Semarang Tawang, Kamis (15/1/2026). KA yang hendak mereka naiki belum bisa diberangkatkan lantaran jalur tergenang banjir di Kaliwungu-Kalibodri Kabupaten Kendal.
TERTAHAN - Para calon penumpang tertahan di ruang keberangkatan menunggu normalisasi jalur kereta api di Stasiun Semarang Tawang, Kamis (15/1/2026). KA yang hendak mereka naiki belum bisa diberangkatkan lantaran jalur tergenang banjir di Kaliwungu-Kalibodri Kabupaten Kendal. (Istimewa/PT KAI DAOP IV SEMARANG)

Sementara kereta lainnya di wilayah Tegal KA 31 Padalungan terlambat 8 menit, KA 37 Brawijaya di stasiun Ambarawa keterlambatan 14 menit, dan Sedadi KA 41 Sembrani mengalami keterlambatan 6 menit.

Terhentinya perjalanan ini disebabkan oleh luapan air yang telah mencapai kepala rel di jembatan Kaliwungu–Kalibodri, sehingga jalur tidak aman untuk dilalui kereta api. 

PT KAI Daop IV Semarang masih melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi air dan kesiapan jalur sebelum kembali dibuka.

Akibat kondisi tersebut, perjalanan kereta api di lintas Semarang–Jakarta dan sebaliknya masih berpotensi mengalami keterlambatan hingga situasi dinyatakan aman.

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Luqman Arif mengatakan, penumpang KA yang terdampak telah diberikan service recovery (SR) sesuai ketentuan yang berlaku.

”Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan ini. Saat ini sedang dilakukan penanganan normalisasi jalur secepat mungkin,” ujarnya. (*)

• Alasan Ayah Jenazah Syafiq Ali Dibawa ke RSUD, Tidak Langsung ke Magelang: Tentukan Hari Kematian

• BKD Wonosobo Pilih Patuh Aturan Pusat, Tegaskan Tak Lagi Rekrut Tenaga Honorer

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.